Mensritek Minta PTN Optimalkan UM

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) M Nasir meminta Perguruan Tinggi Negeri (PTN) memaksimalkan ujian mandiri (UM) agar tidak terjadi kekosongan kursi. Yakni, dengan alokasi 30 persen dari daya tampung yang ada.

Seleksi UM di Universitas Diponegoro (Undip) misalnya, diikuti 31.610 pendaftar untuk memperebutkan 2.359 kursi. Dengan lokasi tes di 21 kota yang tersebar di seluruh Indonesia. “Jumlah pendaftarnya sangat tinggi, bahkan dibandingkan tahun lalu bertambah 25 persen dari angka 26 ribuan,” kata M Nasir saat meninjau pelaksanaan seleksi UM di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip Tembalang, Sabtu (14/7).

UM PTN sengaja difasilitasi pihak Kemenristek Dikti, karena beberapa factor. Yakni, kuota SBMPTN maupun SNMPTN yang tidak terpenuhi, misalnya diterima di perguruan tinggi lain ataupun alasan lainnya. “Tujuan UM, agar tidak ada kursi kosong di kampus, namun tetap ada pembatasan kuota. Sehingga PTS juga bisa berkembang,” tambahnya.

Nasir juga mengapresiasi Undip yang telah melaksanakan seleksi mandiri dengan jumlah pendaftar yang banyak. Apalagi seleksi mandiri ini merupakan upaya Undip mempertahankan NKRI. “Jangan sampai yang diterima hanya yang lokal saja, tapi juga di seluruh lokasi tes,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Humas dan Media Undip, Nuswantoro Dwiwarno mengambahkan jika kenaikan jumlah pendaftar salah satunya adalah banyaknya prestasi para dosen dan mahasiswa yang melejit di tingkat nasional maupun internasional beberapa tahun ini. Selain itu, capaian akreditasi A bagi sebagian besar Program Studi (Prodi). “Pencapaian itu memengaruhi minat peserta untuk memilih Undip dalam UM tahun ini,” ucapnya.

Selain jalur UM, Undip juga menerima mahasiswa melalui jalur Seleksi Bibit Unggul Berprestasi (SBUB) yang sudah diselenggarakan tiga tahun ini. Jalur SBUB itu sendiri menampung calon mahasiswa yang berprestasi (minimal di tingkat provinsi) untuk bidang seni, olah raga maupun saintek, termasuk yang hafidz Quran.“Tahun ini, kami menerima 119 calon mahasiswa dari 841 peminat yang mendaftar. Kami benar-benar selektif dan tidak asal gegabah menyeleksi mereka di jalur ini,” tuturnya. (den/ida)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -