Kencing Manis Lemahkan Syahwat

107

­Tanya dr Andi:

Dok, saya punya turunan kencing manis, apakah bisa menurunkan kemampuan dan syahwat saya? Usia saya 36 tahun tapi ereksi sudah kurang keras. Bagaimana dok solusinya. Terima kasih.

A – Sm.

Jawab dr Andi:

Gejala kencing manis yang paling menonjol ada 3: sering kencing, sering haus, dan gampang lapar. Selain itu juga sering lemas, mudah lelah. Ini dikarenakan zat glukosa/gula sulit masuk ke sel tubuh. Akibatnya sel-sel mengalami ‘kelaparan’. Prosesnya begini: di dalam sel butuh zat gula sebagai sumber tenaga dan nutrisi, tapi zat gula sulit masuk ke dalam sel. Kenapa sulit masuk? Karena pada kencing manis ada kekurangan insulin. Padahal insulin inilah yang membawa zat gula dari pembuluh darah masuk ke sel. Bila dicek, zat gula kadarnya tinggi dalam darah, tapi dalam sel kekurangan zat gula, karena tidak bisa masuk ke dalam sel. Padahal dalam sel inilah yang penting untuk kelangsungan hidup kita. Maka dari itu, sel-sel tubuh kita banyak yang rusak dan mati ‘kelaparan’ karena kurangnya insulin yang bisa memasukkan zat gula ini.

Jadi dalam kencing manis ada 2 hal yang merusak: 1. Banyak sel yang rusak/mati sehingga mengganggu fungsi organ tubuh yang selnya rusak tersebut. Misalnya pada mata, ginjal, pembuluh darah di jantung dan seluruh tubuh, sel syaraf. Pada penis, akan terganggu pada syaraf dan pembuluh darahnya sehingga mengganggu fungsi seksual, yaitu gangguan ereksi, ejakulasi dan menurunkan libido atau gairah seksual. 2. Kadar gula darah yang tinggi bisa menimbulkan gangguan seperti: koma/penurunan kesadaran, pembuluh darah lebih mudah tersumbat, dll.

Dokter akan memeriksa apakah sudah ada kerusakan pada pembuluh darah, syaraf, hormonal. Untuk itu perlu pemeriksaan lab rutin: gula darah puasa, gula darah 2 jam setelah makan, HbA1C setiap 1 dan 3 bulan.

Untuk mengatasinya, perlu ada edukasi dari dokter kepada pasien mengenai penyakit kencing manis, bila sudah tahu proses penyakitnya, bisa lebih peduli dan memelihara kesehatan dengan bersemangat. Perlu juga menjaga pola makan: batasi minuman dan makanan manis. Nasi dan karbohidrat perlu dibatasi juga. Lakukan olahraga sesuai kemampuan dan secara teratur, seminggu 3-5 kali @ 30-60 menit. Olahraga teratur itu bisa membantu pengendalian gula darah. Selain itu, jangan lupa minum obat yang disarankan dokter. Kadang juga perlu suntikan insulin. Untuk mengatasi gangguan ereksi yang lemah, perlu diberikan obat tambahan untuk meningkatkan hormon dan juga melancarkan pembuluh darah di organ vital. (www.dokterAndi.com)