Firsa Choirunnisa (ISTIMEWA)
Firsa Choirunnisa (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM – KESUKAANNYA dengan mix dan match pakaian, mengantarkan Firsa Choirunnisa, mahasiswi jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) ini menjadi selebgram. Kini, online shop banyak yang request untuk endorsement dia. Pendapatan perbulan pun lumayan, mencapai Rp 2,5 juta – Rp 3,5 juta.

“Selain pendapatan lumayan, menjadi selebgram melatih mental dan kreativitas.  Soalnya tidak gampang mempertahankan karakter, sekaligus menyesuaikan selera orang lain, itu menjadi tantangan tersendiri,” tutur princess of english education 2017 di UPGRIS ini.

Perempuan 22 tahun ini mengaku terlahir dari keluarga sederhana. Karena itulah, ia berharap pekerjaannya bisa mencukupi kebutuhannya tanpa memberatkan ibunya. “Paling utama tujuanku bekerja adalah untuk ibu. Karena ibu harus berperan ganda, sebagai ibu dan ayah sekaligus. Makanya, aku harus bisa belajar mencukupi kebutuhanku sendiri tanpa memberatkan ibu,” tuturnya.

Jadi selebgram ini, Firsa merasa bagi sebagian orang di pandang cuma pamer tampang. Padahal ini menguras pikiran dan tenaga. “Alhamdulillah saya diberi kesempatan meringankan biaya kuliah dan kebutuhan pribadi sampai sekarang,” ungkap Firsa.

Firsa merasa bersyukur dengan pekerjaanya, lantaran dapat mengatur jadwalnya sendiri, sehingga tidak mengganggu waktu kuliah. Sampai sekarang online shop tempatnya bekerja sudah mendapatkan feedback yang melebihi modal endorsement atau sudah menguntungkan.

“Bersyukur, beberapa kali online shop yang menggunakan jasa saya, bisa mengirim barang lebih banyak. Terutama di daerah Semarang, Jakarta, Bandung, Jogjakarta, dan Tangerang,” tuturnya.

Firsa mengaku, setiap pekerjaan sudah pasti banyak keluhan. Tetapi kembali lagi dengan niat. Sehingga ia sangat bersyukur bisa mendapatkan pekerjaan seperti ini. “Aku berharap bisa menginspirasi orang lain, walaupun aku sendiri juga masih punya banyak kekurangan. Tapi bagi orang yang punya kreativitas dalam bentuk apapun, jangan pernah takut untuk menunjukannya. Setiap orang punya jalan kesuksesannya masing-masing,” tambahnya. (mg12/ida)