33 C
Semarang
Kamis, 4 Juni 2020

Jadi Selebgram Demi Ibu

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

RADARSEMARANG.COM – KESUKAANNYA dengan mix dan match pakaian, mengantarkan Firsa Choirunnisa, mahasiswi jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) ini menjadi selebgram. Kini, online shop banyak yang request untuk endorsement dia. Pendapatan perbulan pun lumayan, mencapai Rp 2,5 juta – Rp 3,5 juta.

“Selain pendapatan lumayan, menjadi selebgram melatih mental dan kreativitas.  Soalnya tidak gampang mempertahankan karakter, sekaligus menyesuaikan selera orang lain, itu menjadi tantangan tersendiri,” tutur princess of english education 2017 di UPGRIS ini.

Perempuan 22 tahun ini mengaku terlahir dari keluarga sederhana. Karena itulah, ia berharap pekerjaannya bisa mencukupi kebutuhannya tanpa memberatkan ibunya. “Paling utama tujuanku bekerja adalah untuk ibu. Karena ibu harus berperan ganda, sebagai ibu dan ayah sekaligus. Makanya, aku harus bisa belajar mencukupi kebutuhanku sendiri tanpa memberatkan ibu,” tuturnya.

Jadi selebgram ini, Firsa merasa bagi sebagian orang di pandang cuma pamer tampang. Padahal ini menguras pikiran dan tenaga. “Alhamdulillah saya diberi kesempatan meringankan biaya kuliah dan kebutuhan pribadi sampai sekarang,” ungkap Firsa.

Firsa merasa bersyukur dengan pekerjaanya, lantaran dapat mengatur jadwalnya sendiri, sehingga tidak mengganggu waktu kuliah. Sampai sekarang online shop tempatnya bekerja sudah mendapatkan feedback yang melebihi modal endorsement atau sudah menguntungkan.

“Bersyukur, beberapa kali online shop yang menggunakan jasa saya, bisa mengirim barang lebih banyak. Terutama di daerah Semarang, Jakarta, Bandung, Jogjakarta, dan Tangerang,” tuturnya.

Firsa mengaku, setiap pekerjaan sudah pasti banyak keluhan. Tetapi kembali lagi dengan niat. Sehingga ia sangat bersyukur bisa mendapatkan pekerjaan seperti ini. “Aku berharap bisa menginspirasi orang lain, walaupun aku sendiri juga masih punya banyak kekurangan. Tapi bagi orang yang punya kreativitas dalam bentuk apapun, jangan pernah takut untuk menunjukannya. Setiap orang punya jalan kesuksesannya masing-masing,” tambahnya. (mg12/ida)

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Sejak Tak Jadi Menteri, Pak Dirman Menulis 3 Buku

RADARSEMARANG.COM - SOSOK Sudirman Said bisa diibaratkan seperti air. Tidak pernah diam, selalu mengalir, bergerak. Jiwa aktivisnya tidak pernah mati, semangatnya selalu menyala, di...

Loyo Akibat Andropause

Dokter Andi,  saya seorang pria usia 47 tahun. Saya dengar pria bisa mengalami andropause, apakah itu bisa dihindari? Saya ingin tetap bugar dan bisa...

Fasilitasi Lulusan Dengan Job Fair

SEMARANG - Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, memfasilitasi lulusannya dengan  menggelar job fair, Mingu (14/5). Pada gelaran tersebut pihak Udinus menggandeng sekitar 37 perusahaan...

Wali Kota Pekalongan Meninggal

PEKALONGAN – Wali Kota Pekalongan Alf Arslan Djunaid meninggal. Wali kota yang akrab disapa Alex ini ditemuka tidak sadarkan diri di dalam kamar, setelah...

Ali Maskun Pimpin Ikatan Sarjana NU

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Ali Maskun terpilih sebagai Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Demak periode 2018-2023. Bendahara MWC NU Kecamatan Demak Kota ini...

44.344 Warga Belum Punya e-KTP

BANJARNEGARA – Hingga kini, puluhan ribu penduduk Banjarnegara belum memiliki KTP elektronik (e-KTP). Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Banjarnegara Imam Kusharto Prayono mengatakan,...