Cermati Bacaleg Bermasalah

115

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang meminta masyarakat agar mencermati dan memberi masukan terhadap para bakal calon legislatif yang berencana maju pada Pemilihan Legislatif Anggota DPRD Kota Magelang tahun 2019 mendatang. Langkah ini ditempuh KPU agar nantinya tidak ada caleg bermasalah yang lolos dan akhirnya maju pada pileg.

“Kami meminta masukan dari masyarakat untuk bakal calon legilslatif yang maju ini apakah mereka calon yang bermasalah atau tidak. Jika memang benar, maka bisa kita lakukan klarifikasi dan bisa diganti dengan calon lain,” kata Ketua KPU Kota Magelang, Basmar Perianto Amron di sela-sela sosialisasi penerimaan bakal calon legislatif di Hotel Atria Kota Magelang, Jumat (13/7).

Kategori calon-calon yang bermasalah antara lain mantan narapidana kasus kriminal khusus seperti kasus korupsi, mantan bandar narkoba, atau pelaku kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak. Masukan dari masyarakat akan menjadi pertimbangan KPU dalam seleksi bakal calon legislatif yang diajukan oleh parpol. Jika setelah diverifikasi dan klarifikasi, calon tersebut bermasalah, maka akan dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Basmar menyebutkan, para bacaleg yang pernah dipidana kurungan maksimal 5 tahun untuk kasus pidana umum seperti pencurian dan tipiring lainnya, masih bisa maju mendaftar namun harus disertai syarat khusus. “Syarat khususunya yaitu bacaleg ini harus secara terbuka menyampaikan ke publik bahwa dirinya adalah mantan napi dengan kasus pidana yang disebutnya. Dalam penyampaian ke publik, bacaleg ini harus dimuat di media massa baik berupa foto dan tulisan tercetak maupun media elektronik. Ini wajib,” tandas Basmar.

Dalam Pileg 2019 nanti, tersedia 25 kursi DPRD Kota Magelang yang akan diperebutkan para caleg. Kursi legislatif tersebut tersebar di daerah pemilihan 1 (kecamatan Magelang Selatan) sebanyak 8 kursi, dapil 2 (Magelang Tengah) ada 10 kursi dan dapil 3 (Magelang Utara) sebanyak 7 kursi.  (had/ton)