33 C
Semarang
Sabtu, 6 Juni 2020

Arak-arakan 2 Km yang Memukau

Another

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur...

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Solo Batik Carnival (SBC) yang ke-11 kembali menghibur warga Kota Solo, Sabtu (14/7). Ratusan peserta lokal dan delegasi dari empat daerah memamerkan kostum rancangan mereka dari Stadion Sriwedari kemudian menyusuri Jalan Slamet Riyadi-Jala Jenderal Sudirman dan finis di Benteng Vastenburg.

Pantauan Jawa Pos Radar Solo, kerumunan warga di sepanjang rute yang dilalui peserta SBC kali ini tak sepadat tahun sebelumnya, yakni berjubel hingga taman city walk.

Tapi, dari sisi manajemen penonton, tampak lebih tertata karena memanfaatkan barikade yang dipasang di setiap sisi Jalan Slamet Riyadi dari simpang empat Pasar Pon sampai Bundaran Gladak.

Peserta SBC bertema Ika Paramarta menyusuri rute dengan panjang sekitar 2 kilometer (km). Terik matahari seperti tak digubris demi memberikan penampilan terbaik. Aneka tema kostum seperti Lenggang Batavia disusul Nagari Minangkabau, Jawa Dwipa, Dayak Borneo, Mappalili Mamiri, Tiara Dewata, Sasando Timur dan Tana Sajojo memuaskan rasa penasaran penonton.

Salah satunya Sari Sutarni, 45. Menurut warga Kabupaten Sukoharjo itu, kostum yang ditampilkan lebih beragam. “Lebih warna-warni, sama bentuknya variatif,” ucap ibu dua anak ini.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo mengapresiasi agenda tahunan tersebut. “Kami ucapkan terima kasih karena telah memberikan warna yang berbeda-beda setiap tahunnya, namun selalu memiliki makna yang sama. Yakni bangsa Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, bermartabat dan punya kreativitas, serta dapat dijadikan kebanggaan Kota Solo,” paparnya. (atn/wa)

Berita sebelumyaToko Seragam Diserbu Pembeli
Berita berikutnyaBocah Juga Bantu TMMD

Latest News

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

Luka Lama

Semua bisa merasakan: betapa irinya Trump. Iri kepada Putin. Iri kepada Xi Jinping. Iri pada kekuasaan mereka berdua. Yang tidak dimiliki oleh seorang Presiden Amerika. Betapa gemes tangan...

More Articles Like This

Must Read

7 Atlet Raih Medali

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG -Tujuh atlet sepatu roda Kota Magelang yang dikirim mengikuti Banyumas Open 2018 pada 13-14 April 2018 lalu tak mengecewakan. Seluruhnya berhasil membawa...

Angkat Kesenian Tradisional

BAGI Cynthia Monica Rizkyawati, kesenian tradisional sudah mendarah daging di dalam dirinya. Bakat dalam kesenian tradisional ia dapatkan dari sang mentor, Indarwati, yang tak...

2.000 Petugas Amankan Jokowi

SALATIGA - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Salatiga Senin (25/9). Sejumlah agenda akan dihadiri presiden, antara lain dialog dengan...

Pramuka Mampu Bentuk Karakter Siswa

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG –  Sebanyak 300 siswa SMA/SMK di Jawa Tengah yang terbagi menjadi 30 pangkalan, bersemangat mengikuti  Rover Scout Competition (Roscomp) ke 9 di...

Kasus Stunting Masih Jadi Perhatian

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Di kota Salatiga ditemukan kasus stunting (gangguan pertumbuhan anak karena kekurangan asupan gizi) pada anak-anak berjumlah 279 kasus. Jumlah ini hanya...

SMP IT Ihsanul Fikri Buka Pendaftaran Siswa Baru

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - SMP IT Ihsanul Fikri Mungkid kembali membuka pendaftaran siswa baru tahun pelajaran 2018/2019. Pendaftaran gelombang pertama sudah dibuka mulai awal Januari...