Hamil, Tewas Diracun Kekasih

399

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Nasib tragis dialami seorang perempuan bernama Muntowiyah, 42, warga Dusun Sampang, Desa Gondangrejo, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang. Ia tewas akibat dibunuh oleh kekasih gelapnya dengan cara diracun.

Perempuan malang tersebut diketahui tengah mengandung anak hasil hubungan gelapnya dengan pelaku. Pelaku yang mengetahui korban hamil, berupaya membunuh korban agar hubungannya tidak diketahui.

Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo melalui Kasubag Humas AKP Tugimin menjelaskan, pelaku diketahui berinisial S, 44, yang juga merupakan tetangga korban. Pelaku berhasil ditangkap polisi, beberapa saat setelah melakukan perbuatan sadis tersebut, Kamis (12/7) sekitar pukul 17.00 WIB.

Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku dan para saksi, diketahui bahwa S nekat membunuh korban karena takut hubungan gelapnya diketahui. Apalagi korban telah hamil. “Awalnya korban diberi minuman oleh S. Minuman itu diduga telah dicampur dengan cairan obat serangga dan insektisida. Setelah diminum korban mengalami gejala mirip keracunan seperti kejang-kejang sampai tidak sadarkan diri,” kata Tugimin, Jumat (13/7).

Sejumlah saksi mata yang melihat kejadian tersebut langsung bergegas menolong korban dan berteriak meminta bantuan warga lainnya. Sementara pelaku saat kejadian langsung melarikan diri.

“Warga pun mendatangi rumah korban dan melihat korban masih dalam keadaan kejang. Korban diangkat oleh warga ke kamarnya, namun nahas korban sudah meninggal sebelum kemudian dievakuasi ke Puskesmas Windusari,” tandas Tugimin.

Polsek Windusari yang telah melakukan olah tempat kejadian perkara menemukan satu buah plastik warna putih yang di dalamnya terdapat sisa-sisa cairan diduga racun. Selain itu ada satu buah gelas bekas yang digunakan oleh korban untuk minum, serta test pack kehamilan bertanda positif.

“Menurut pengakuan pelaku, ia meracuni korban karena ingin menggugurkan kandungan, agar tak terbongkar dan diketahui oleh keluarganya,” papar Tugimin.

Dari hasil pemeriksaan oleh tim medis, korban memang mengalami keracunan. Korban telah diautopsi ke RSUP dr Sardjito Yogyakarta.

Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan petugas Polsek Windusari untuk penyelidikan lebih lanjut. Adapun pelaku terancam Pasal 338 Jo 347 KUHP dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara. (had/ton)