33 C
Semarang
Jumat, 23 Oktober 2020

Bocah 7 Tahun Dicabuli Sepupu

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Seorang bocah berusia 7 tahun diperkosa berulangkali oleh kakak sepupunya. Peristiwa tersebut terjadi saat pelaku tidur di rumah korban di Kabupaten Batang, pada Lebaran lalu.

Kasus asusila tersebut baru diketahui saat korban berinisial J ini bercerita dengan ibunya bahwa telah dicabuli oleh PA, 18, kakak sepupunya.

Kasus tersebut bermula saat ibu korban menerima telepon dari keluarganya bahwa pelaku akan menginap di rumahnya. Karena sudah sering menginap, ibu korban tidak menaruh curiga kepada pelaku.

Selang beberapa waktu, dari keterangan ibu korban, anaknya beberapa kali diajak keluar rumah oleh pelaku, jalan-jalan naik motor. Mungkin karena kecapekan, korban tiba-tiba sakit dan muntah-muntah sehingga minta dipijit ibunya.

“Saat sedang saya pijitin, anak saya cerita bahwa dia, barusan di ‘uuk’, sama mas AP,” ceritanya saat melapor di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Jumat (13/7).

Sang ibu pun meminta anaknya cerita lebih detail. Bahkan anaknya mempraktikkan bagaiaman pelaku mencabulinya. Korban dicabuli hingga 3 kali. Semua dilakukan di dalam rumah korban. Di ruang televisi dan dua kali di dalam kamar.

Atas cerita anaknya, ibu korban bergegas pergi ke bidan desa untuk memeriksakan alat kelamin J. Hasilnya memang terjadi pembengkakan dan lebam di alat kelamin korban. “Bidan sampai menangis saat memeriksa anak saya, karena luka di kelaminnya,” jelasnya.

Dengan diantar oleh ibu dan kerabatnya akhirnya memberanikan diri lapor ke Polres Batang.  Bahkan juga sudah dilakukan beberapa kali visum oleh dokter setempat dan terbukti ada lebam dan luka di kelamin korban.

Perwakilan LSM Pelangi Nusa Jatmiko, yang turut mendampingi korban, meminta kasus ini harus diteruskan hingga pengadilan. Harus ada keadilan kepada keluarga korban.

“Kami berharap kasus ini diselesaikan secara hukum, dan porses sampai pengadilan seperti perimintaan keluarga korban,” tegasnya. (han/zal)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...