Pindah Kerja sebagai Tantangan

300
Riyanti (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Riyanti (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM – BAGI Riyanti berpindah tempat kerja bukanlah tanpa alasan. Ya, wanita yang akrab disapa Riri ini memang menyukai tantangan di dunia kerja yang baru digeluti.

Kepada Jawa Pos Radar Semarang, wanita kelahiran 23 Februari 1994 ini mengaku punya segudang pengalaman kerja di beberapa hotel, bahkan tempat hiburan. Riri juga pernah menjajal dunia marketing sebelum jatuh cinta dengan dunia public relations.

“Sebelum di Star Hotel, saya sempat kerja di Whitz Hotel sebagai sales. Bahkan sempat pula bergabung di E-Plaza Semarang,” katanya.

Selain itu, Riri sempat pula merantau di Pulau Dewata Bali selama 2,5 tahun. Di sana Riri mengaku bisa lebih hidup mandiri sekaligus belajar kultur masyarakat Bali.

“Saya memang suka travelling, saya anggap berpindah kerja juga sebagai tantangan dan merantau membuat saya belajar bisa hidup mandiri,” jelas Riri yang saat ini menjadi public relations Star Hotel Semarang.

Dari dua profesi yang dijalani, Riri saat ini mengaku nyaman menjadi public relations yang dianggap sebagai passion. Selain itu, dirinya bisa belajar berbagai pengalaman baru di dunia public relations. “Basic-nya sih sama, skill communication, bedanya kalau sales jual produk, sedangkan PR lebih ke branding dan awarnes,” tutur dara cantik ini.

Selain itu, profesi sebagai PR, lanjut Riri, harus memiliki kreativitas dan pemikiran baru serta out of the box. Tujuannya agar brand hotel yang dibawa lebih dikenal masyarakat secara luas. “Jadi harus bisa mengembangkan diri, di sini saya bisa balajar banyak pengalaman baru,” katanya. (den/aro)