Parkir Liar, Motor Diangkut

376

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan Kota Magelang, Polres Magelang, Satpol PP Kota Magelang, dan Disperindag Kota Magelang kembali menertibkan Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) di kawasan Pecinan. Hasilnya, petugasnya berhasil mengamankan dua sepeda motor tanpa surat berkendara dan menindak para pelaku parkir liar.

Sasaran operasi di Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan Ikhlas, Jalan Tidar, Jalan Tentara Pelajar, Alon-alon, Jalan Pemuda sampai dengan Jalan Jendral Sudirman. Kasi Pengendalian Operasional dan Perparkiran Dishub Kota Magelang Budiyono mengatakan, dalam operasi tersebut, pihaknya menemukan banyak pelanggaran lalu lintas maupun administratif. Sebanyak 3 sepeda motor terjaring karena pelanggaran parkir. Dua sepeda motor lainnya ditahan karena tak dilengkapi surat berkendara.

“Satu kendaraan mendapatkan surat tilang karena parkir tidak pada tempatnya, dan 2 motor diangkut oleh Polres karena tidak membawa surat berkendara,” kata Budiyono, Kamis (12/7).

Tim juga menindak para pengguna jalan yang melakukan pelanggaran. Seperti berkendara melawan arus, parkir tidak pada tempatnya, kendaraannya melewati jalur lambat, dan kendaraan mobil yang parkir di zona sekolah. “Kami mendapatkan beberapa motor yang parkir di zebra cross, lalu tim gabungan meminta tukang parkir untuk memindahkan kendaraan tersebut dan dibantu oleh beberapa tim gabungan. Setelah itu, tim gabungan mendapatkan puluhan kendaraan bermotor parkir di tempat yang semestinya tidak boleh dibuat parkir, yaitu di area depan UMM,” tandas Budiyono.

Dalam operasi tersebut juga ditemukan banyak petugas parkir yang mematok harga lebih dari tarif pajak retribusi yang ditetapkan dalam Peraturan Daerah. Padahal, menurut Budiyono, dalam Perda No.3 tahun 2017 tentang Retribusi Jasa Umum, tarif parkir untuk pengendara motor sebesar Rp 1.000, dan untuk pengendara mobil sebesar Rp 2.000. “Para pelanggar Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) Kota Magelang dikenai sanksi, antara lain berupa tilang dan teguran oleh pihak berwajib. Sedang untuk petugas parkir, akan kami beri pembinaan,” tegas Budiyono (had/ton)