Warga Minta Ketegasan Kades Tangkil

70
MEDIASI: Puluhan warga Desa Tangkil Tengah saat melakukan mediasi dengan pihak Desa Tangkil Tengah, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MEDIASI: Puluhan warga Desa Tangkil Tengah saat melakukan mediasi dengan pihak Desa Tangkil Tengah, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Puluhan warga Desa Tangkil Tengah, Kecamatan Kedungwuni kemarin (11/7) mendatangi Kantor Balaidesa menuntut agar pihak Pemerintah Desa segera memperbaiki jalan rusak yang sudah setahun tanpa perbaikan.

Warga juga menuntut  kepada Kades Tangkil Tengah, Sumantoro agar berani melarang truk Galian C tidak lagi melalui jalan Desa Tangkil Tengah. Warga menilai bahwa rusaknya jalan utama Desa Tangkil Tengah disebabkan karena selama setahun dilalui truk Galian C, namun oleh pihak Kepala Desa Tangkil Tengah tidak pernah dilarang.

Salah satu warga Arifudin, 42, mengungkapkan bahwa diblokirnya jalan utama Desa Tangkil Tengah karena Kepala Desa Tangkil Tengah tidak mempunyai ketegasan terhadap armada truk Galian C yang membawa muatan diluar tonase. Sehingga mengakibatkan jalan Desa Tangkil Tengah menjadi rusak.

Menurutnya jika Kepala Desa Tangkil Tengah sejak awal tegas, maka tidak akan terjadi kerusakan jalan h semakin parah. Kepala Desa Tangkil Tengah justru dinilai membiarkan aktivitas tersebut, bahkan hingga larut malam.

“Jalan terpaksa kami blokir dengan menampatkan pohon pisang dan kayu, agar warga bisa hati-hati kalau jalan, selama ini banyak warga berkendaraan jatuh terperosok jalan berlubang, dan truck Galian C tidak bisa lagi lewat,” ungkap Arifudin.

Perangkat Desa Tangkil Tengah, Heru Hudayanti, mengatakan bahwa pihak Pemerintah Desa sudah menjelaskan pada warga bahwa perbaikan jalan Desa Tangkil Tengah baru akan dilakukan pada bulan Agutus 2018, karena pada bulan Juli ini baru masuk tahapan pelelangan.

“Kami sudah jelaskan ke warga, bahwa ruas jalan rusak Desa Tangkil Tengah akan diperbaiki bulan Agustus, maka kami minta warga juga mau membersihkan jalan yang diblokir, agar tidak menganggu kendaraan lain yang akan melintas,” kata Heru Hudayanti.

Sementara itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi menegaskan bahwa perbaikan ruas jalan rusak di Desa Tangkil Tengah akan diperbaiki segera, maka warga tidak boleh lagi melakukan aksi memblokir jalan, karena menganggu pengguna jalan yang akan menuju Kedungwuni atau Tirto.

“Warga saya mohon untuk bersabar, perbaikan jalan saat ini masih proses lelang nilainya Rp 1 miliar, bulan Agustus baru pelaksnaan perbaikannya,” tegas Bupati Asip. (thd/bas)

Silakan beri komentar.