33 C
Semarang
Minggu, 7 Juni 2020

Rest Area Tol Wajib Ada Produk Daerah

Another

Didi Kempot Itu Nganggo Rasa dalam Memilih Kata (17)

Didi Kempot berperan penting melambungkan musik campursari serta meluaskan pemakaian bahasa Jawa, khususnya ngoko. ”Koder” dalam Sekonyong-konyong Koder contoh...

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

RADARSEMARANG.COM, SLAWI –Rest area di sepanjang jalan tol Trans Jawa diminta menyediakan tempat untuk menampung Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Diprioritaskan, UMKM itu menjual produk asli daerah. Hal ini diungkapkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno saat meninjau rest area Penarukan, Adiwerna, Kabupaten Tegal, Rabu (11/7).

Rini menghendaki, pembangunan jalan tol ini tidak hanya sebatas menghubungkan jalan dari satu daerah ke daerah lain, tapi juga harus bisa meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitar jalan tol. Dengan demikian, multiplier effect dari pembangunan infrastruktur itu jelas dan nyata. ”Minimal 30 persen harus ada tempat usaha di rest area tol yang digunakan untuk UMKM,” kata Rini didampingi jajaran Kementerian BUMN.

Ihwal keberadaan UMKM di rest area jalan tol ini, kata Rini, merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo. Karena itu, Rini bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Pemda setempat akan bersinergi dalam mengelola dan mengembangkannya. ”UMKM ini nantinya akan menjual produk unggulan lokal daerah,” ujarnya.

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani mengatakan, hingga saat ini jumlah UMKM binaan Jasa Marga yang telah beroperasi di beberapa rest area sebanyak 424 UMKM. Jumlah tersebut tersebar di tujuh ruas tol, yakni Jakarta-Cikampek, Jakarta-Tangerang, Jagorawi, Purbaleunyi, Palikanci, Semarang, dan Solo-Ngawi.

Khusus di rest area 207 A Tol Palikanci yang ditinjau Menteri Rini, saat ini sudah beroperasi sebanyak 27 UMKM dengan beragam jenis usaha. Mulai dari rumah makan pujasera dan oleh-oleh khas Cirebon, tahu sumedang, minuman jus buah, gerai kerajinan batik Cirebon, hingga jasa tambal ban. Rest area ini dikelola langsung oleh anak usaha Jasa Marga yakni PT Jasamarga Properti. ”Ke depan juga kami akan menekankan kembali kriteria UMKM-nya dan konsep pengelolaannya bersama Kementerian BUMN,” ujarnya. (yer/fat/jpg/ton)

Latest News

Didi Kempot Itu Nganggo Rasa dalam Memilih Kata (17)

Didi Kempot berperan penting melambungkan musik campursari serta meluaskan pemakaian bahasa Jawa, khususnya ngoko. ”Koder” dalam Sekonyong-konyong Koder contoh...

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama sekali nggak ”ngartis”. ANA R.D.-LATIFA N.,...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga terus ingat satu nasihat dari...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

More Articles Like This

Must Read

Donor Darah Bersama SMC RS Telogorejo

RADARSEMARANG.COM - JUMAT, 25 Mei 2018 mulai pukul 08.30 - 11.30 di atrium sim square SMC RS Telogorejo Jalan KH Ahmad Dahlan Semarang, SMC...

Duh, Tiga Pilar Absen

BANDUNG - PSIS harus kehilangan tiga pemain pilar mereka menghadapi laga hidup mati perebutan satu tiket promosi versus Martapura FC di Stadion Gelora Bandung...

Minat Semakin Tinggi, Sehari 11 Ribu Pelajar

SEMARANG - Minat masyarakat naik Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang semakin menunjukkan geliat baik. Baik kalangan masyarakat umum, maupun pelajar dan mahasiswa. Bahkan...

Prasasti Plumpungan Bisa Jadi Motif Batik

SALATIGA - Sejarah Prasasti Plumpungan diharapkan bisa masuk dalam kurikulum muatan lokal. Hal itu mengacu setelah Bahasa Jawa ditetapkan Gubernur Jawa Tengah menjadi muatan...

Kuota 10 Persen dari Luar Zonasi

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) hanya boleh menerima calon siswa baru dengan kuota maksimal 10 persen dari luar zona yang ditentukan....

Bangun Jalan Permudah Akses Wisata Watu Layah

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Sebanyak 300 warga Desa Tlogopucang Kecamatan Kandangan dilibatkan dalam gotong-royong program padat karya tunai (PKT) 2018  BNI Kantor Cabang Temanggung. Padat...