33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Potensi Pajak UMKM Rp 2 T

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah memangkas tarif pajak UMKM dari 1 persen menjadi 0,5 persen. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I berharap kebijakan ini dapat menggaet lebih banyak para pelaku UMKM di Jawa Tengah untuk turut berkontribusi di sektor pajak.

Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah I, Irawan mengatakan, Peraturan Pemerintah (PP) No 23 tahun 2018 yang mengatur mengenai pajak penghasilan (PPh) final bagi pelaku UMKM dari 1 persen menjadi 0,5 persen mulai efektif dilakukan sejak tanggal 1 Juli lalu. PP tersebut mengatur pengenaan PPh Final bagi wajib pajak yang peredaran omzet sampai dengan Rp 4,8 miliar dalam satu tahun. PP ini merupakan perubahan atas ketentuan pengenaan PPh Final sebelumnya.

Perbahan peraturan tersebut menurutnya cukup tepat diterapkan, khususnya di Jawa Tengah dengan jutaan pelaku UMKM. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, jumlah UMKM di Jawa Tengah mencapai 4,3 juta. “Sedangkan yang terdaftar di perpajakan baru 100 ribu UMKM saja dengan total setoran mencapai Rp 281 miliar pada tahun 2017 lalu,” ujarnya, kemarin.

Artinya, lanjut Irawan, masih ada 4,2 juta UMKM yang belum terdaftar di perpajakan. Jumlah yang sangat besar. Ia menghitung, potensi yang belum terdaftar tersebut mencapai Rp 2 triliun untuk pajak UMKM.  “Oleh karena itu, dengan adanya penurunan tarif ini, diharapkan para pelaku UMKM meningkatkan keikutsertaan mereka,” ujarnya.

Diakuinya, memang pendapatan di awal akan terjadi penurunan, karena dari setoran 1 persen dipangkas menjadi 0,5 persen. Namun ke depan, dengan bertambahnya wajib pajak yang turut serta diharapkan setoran akan bertambah.  “Tahun ini diharapkan pelaku UMKM yang terdaftar bisa meningkat dua kali lipat. Yaitu dari 100 ribu pada tahun 2017 lalu menjadi 200 ribu. Dengan total pembayaran pajak dari Rp 281 miliar menjadi Rp 300 miliar di tahun ini,” ujarnya. (dna/ton)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Keliling Indonesia di Food Festival

SALATIGA - Suasana seperti berada di kampung halaman begitu terasa saat memasuki lapangan basket Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Delapan belas daerah mengikuti acara...

PN Eksekusi 52 Lahan dan Rumah Warga

RADARSEMARANG.COM, KENDAL- Pengadilan Negeri (PN) Kendal mengeksekusi 52 lahan di Desa Ngawensari, Kecamatan Ringinarum, kemarin. Hal itu dilakukan setelah tidak ada kesepakatan harga anti...

Puluhan Pengusaha Digembleng Ayo Obah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebanyak 50 pengusaha dan wirausaha muda dari eks Karesidenan Semarang digembleng pelatihan kewirausahaan Ayo Obah dengan tajuk Training for Trainers penggerak...

Charles Saerang Dipolisikan

SEMARANG- Karyawan PT Nyonya Meneer (PT Njonja Meneer) Djoko Prasetyo beserta 72 buruh lainnnya melaporkan para petinggi perusahaan jamu legendaris asal Semarang yang sudah...

Gelar Market Day, Asah Jiwa Wirausaha Anak

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan sekaligus memperingati Hari Kartini, SD Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang menggelar market day, Sabtu (21/4) lalu....

Kenalkan Kuliner Surabaya ke Jepang, Anggap Petis seperti Shrimp Sauce

BRANDING suatu daerah tidak melulu soal tempat atau benda. Kuliner juga punya daya tarik untuk menjadi ikon sebuah daerah. Salah satunya, Surabaya dengan rujak...