Sinergitas Percepat Pembangunan

103
BERI SALAM : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menyalami warga disela pembukaan TMMD Sengkuyung tahap II di Podorejo, Kecamatan Ngaliyan. (Humas Pemkot for Jawa Pos Rase)
BERI SALAM : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menyalami warga disela pembukaan TMMD Sengkuyung tahap II di Podorejo, Kecamatan Ngaliyan. (Humas Pemkot for Jawa Pos Rase)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pembangunan sejumlah sarana prasarana fasilitas umum di Kelurahan Podorejo Kecamatan Ngaliyan akan dilakukan. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II. Kegiatan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Semarang dengan Kodim 0733 BS Semarang tersebut mulai dilaksanakan Selasa (10/7) sampai dengan 8 Agustus 2018.

Rencananya melalui program TMMD Sengkuyung tahap II ini akan dilakukan pengaspalan jalan Podorejo Ngadirgo, pavingisasi jalan RT 6 RW 5, betonisasi jalan RW 4 dan RW 5, pembangunan saluran air RT 1 RW 10, rehab rumah tidak layak huni, serta pembangunan instalasi air bersih untuk fasilitas ibadah.

Wali Kota Semarang, Hendar Prihadi memberikan apresiasi kepada jajaran TNI, Polri, stakeholder dan semua unsur masyarakat di Kota Semarang. “Atas peran yang luar biasa ini kita bisa merasakan sebuah percepatan pembangunan di Kota Semarang khususnya melalui kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II ini,” ujarnya di lapangan Kaliancar, Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan.

Ia menyebutkan bahwa selama ini TMMD telah banyak memberikan pelajaran akan pentingnya semangat gotong royong membangun bangsa. Semua bahu membahu memberikan sumbangan pikiran, ide dan gagasan, sumbangan tenaga dan ketrampilan, sumbangan materi dan kebendaan.

“Saya selalu merasa senang atas kegiatan-kegiatan yang berbasis kegotongroyongan untuk kemaslahatan sebagaimana TMMD. Belum lagi upaya pemberdayaan masyarakat untuk mengentaskan kemiskinan,”ujar Hendi sapaan akrab wali kota.

Pasiter Kodim 0733 BS Semarang Kapten Inf Susanto menambahkan, pembangunan rumah layak huni dilakukan terhadap 10 unit rumah tak layak huni warga tidak mampu. “Pembangunan ini mendapat suport Pemkot Semarang dan Baznas Kota Semarang. Adapun pengaspalan jalan selebar 4 meter kali 400 meter. Pavingisasi akan dilakukan seluas 200 meter persegi. Betonisasi jalan selebar 4 meter sepanjang 110 meter dan pembangunan sarana air bersih pada tempat ibadah,” ungkap Kapten Inf Susanto. (hid/zal)

Silakan beri komentar.