32.1 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Polres Demak Ungkap Berbagai Kasus Pekat

Kado HUT KE-72 Bhayangkara

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Jajaran Polres Demak selama masa kepemimpinan Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo SIK  berhasil mengungkap berbagai kasus penyakit masyarakat (pekat).  Berdasarkan data Polres Demak, antara Januari hingga Juli 2018, kasus yang terungkap antara lain, kasus perjudian sebanyak 38 kasus dengan 81 tersangka, dan kasus narkoba sebanyak 27 kasus dengan 29 tersangka.

Selain itu, kepolisian setempat juga berhasil mengamankan barang bukti (BB) sebanyak 6.237 botol minuman keras (miras) berbagai merek. Miras tersebut disita dari beberapa titik peredaran miras di wilayah hukum Polres Demak. Ribuan botol miras itu telah dimusnahkan menjelang Hari Raya Idul Fitri lalu di halaman belakang Mapolres Demak.

Pada 2018 ini, Polres Demak juga meraih prestasi peringkat I tingkat Polda Jateng terkait kegiatan pengungkapan dan pencegahan tindak pidana street crime (tindak kriminalitas atau kejahatan jalanan). Selain itu, meraih peringkat II tingkat Polda Jateng terkait Case Management Information System (SEMIS). Yaitu, sistem manajemen informasi berupa perangkat lunak canggih yang digunakani untuk mendukung transparansi pencatatan penyidikan perkara yang ditangani.

Keberhasilan pengungkapkan berbagai kasus pekat ini menjadi kado spesial bagi Polres Demak dalam rangka HUT Bhayangkara ke-72. Pelaksanaan HUT akan diperingati Rabu (11/7) hari ini, di Alun Alun Kota Demak.

Kapolres Demak, AKBP Maesa Soegriwo mengatakan, sejak menjabat sebagai Kapolres Demak, banyak kasus penyakit masyarakat dalam enam bulan terakhir yang telah diungkap dan ditangani. Kasus perjudian misalnya, banyak macam kasus judi yang ditangani. Seperti, judi togel, judi dadu, judi sabung ayam dan lainnya.

“Semua tersangka sudah kita tangkap dan menjalani proses hukum. Setidaknya, ada sekitar 80 lebih tersangka untuk kasus perjudian ini. Untuk miras, sudah ribuan botol miras diamankan dalam operasi cipta kondisi,”ujar AKBP Maesa Soegriwo.

Pria kelahiran Jakarta, 28 Januari 1975 ini menegaskan, pihaknya bertekad akan terus membasmi penyakit masyarakat. Dengan demikian, Demak yang berjuluk sebagai Kota Wali tetap aman dan tidak terganggu oleh penyakit masyarakat tersebut.

“Kita memiliki perhatian serius dalam menangani berbagai macam kasus pekat ini. Tentu ini juga menjadi perhatian semua pihak, sehingga Kota Wali ini betul-betul terjaga dan terhindar dari pekat,”kata alumnus Akpol 1998 ini.

Menurutnya, untuk mengungkap kasus pekat, pihak kepolisian tidak mengalami kendala yang berarti. Sebab, peran aktif masyarakat yang selalu memberikan informasi dinilai sangat membantu penindakan yang dilakukan petugas kepolisian. Karena itu, kata Kapolres, peran masyarakat yang proaktif tersebut bisa lebih meningkat dikemudian hari. Dengan demikian, kasus pekat dapat cepat terungkap mendasarkan informasi yang valid dari masyarakat.

Wakapolres Demak, Kompol Ibnu Bagus Santoso, menambahkan,  dengan banyaknya pengungkapan kasus pekat tersebut, telah  sesuai dengan harapan masyarakat Demak. Yaitu, agar ke depan Demak Kota Wali tidak tercemari oleh perbuatan maksiat.

Alhamdulillah, masyarakat memiliki peran penting dalam pemberantasan pekat ini. Warga seringkali secara proaktif memberikan informasi kepada kita agar pekat segera ditangani. Tentu, ini sangat membantu kami dikepolisian untuk mengungkapkan kasus pekat tersebut,”katanya.

Menurutnya, peran aktif masyarakat dalam memberikan berbagai informasi tidak lepas dari berbagai program kegiatan yang digelar Polres Demak. Misalnya, melalui kegiatan gerakan salat subuh berjamaah bersama dimasjid masjid serta gerakan silaturahmi ke pondok pesantren di wilayah Kabupaten Demak. Gerakan ini secara intens dilakukan Polres Demak. “Dengan adanya kegiatan itu,  kita berupaya jemput bola ke masyarakat. Dengan upaya ini, warga akhirnya berani melaporkan segala hal yang terjadi atau mengganggu lingkungan mereka.  Jadi, masyarakat sudah semakin terbuka dan tidak takut lagi untuk melaporkan kejadian yang ada di lingkungannya,”ujar Wakapolres Kompol Ibnu Bagus.

Menurutnya, gerakan silaturahmi ke ponpes juga memberikan efek positif untuk menyerap aspirasi masyarakat, utamanya dari para ulama dan kiai di Demak. Dukungan para ulama dan kiai sangat besar dalam upaya pemberantasan pekat tersebut. (hib/aro)

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Jalan Sehat Merajut Kebersamaan Warga

TEMANGGUNG—Warga Desa Guntur, Temanggung, Minggu (20/8) kemarin, menggelar aneka kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT ke-72 Kemerdekaan RI. Kepala Desa (Kades) Guntur, Feri Fidiyarto, menyampaikan, momen...

Pelayanan Berdasarkan Kebutuhan Masyarakat

MAGELANG – Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina meminta jajarannya untuk mengubah paradigma pola penyelenggaraan pelayanan publik. Dari semula berorientasi sebagai penyedia layanan, sekarang...

Perahu Wisata Mogok di Tengah Laut, Penumpang Panik

RADARSEMARANG.COM, KEBUMEN-Momen libur Hari Raya Idul Fitri, banyak digunakan warga masyarakat untuk berkumpul dengan sanak famili. Berwisata juga menjadi pilihan. Salah satunya di Pantai...

Bank Jateng Genjot Kredit UMKM

SEMARANG – Bank Jateng tahun ini menargetkan penyaluran kredit untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar 18,6 persen dari total penyaluran kredit. Hal...

More Articles Like This

- Advertisement -