Lupa Matikan Lilin, Rumah Ludes

213
LUDES: Tiga rumah milik Kasmadi, Busono dan Roliyah warga Dukuh Padolengan, Desa Mororejo, terbakar Senin (9/7) malam. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LUDES: Tiga rumah milik Kasmadi, Busono dan Roliyah warga Dukuh Padolengan, Desa Mororejo, terbakar Senin (9/7) malam. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Teledor meninggalkan lilin menyala dalam rumah, tiga rumah di Dukuh Padolengan, Desa Mororejo terbakar. Satu rumah ludes, sedangkan dua lainnya terbakar separuh bangunan.

Tiga rumah tersebut yakni milik Kasmadi yang ludes terbakar, sedangkan dua rumah terbakar sebagian milik Busono dan Roliyah. Api pertama muncul dari rumah Kasmadi. Saat itu sang pemilik rumah tengah pergi setelah menyalakan lilin karen listrik padam.

Diduga lilin habis kemudian membakar rumah yang berbahan dasar kayu. Dalam waktu 15 menit, api langsung membakar seluruh rumah karena kondisi kayu kering. Tidak hanya membakar rumah Kasmadi saja, dua rumah disamping kanan dan kiri yakni milik Roliyah dan Busono juga ikut terbakar akibat api yang merembet dan membesar.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung teriak dan meminta bantuan warga lainnya. Para warga pun makin panik mana kala kobaran api semakin membesar karena menyambar toko milik Busono yang menjual tabung gas elpiji.

Salah seorang saksi mata, Suryadi mengatakan saat itu, rumah yang terbakar dalam kondisi terkunci. Sehingga tidak ada satu barangpun yang berhasil diselamatkan. Jarak rumah yang berdekatan mengakibatkan warga kesulitan memadamkan api agar tidak menjalar ke rumah lainnya. “Saya lihat api sudah membesar, kemudian saya teriak minta bantuan warga,” katanya, Senin (9/7) malam.

Hal senada dikatakan Didik Susanto, warga sekitar. Saat itu ia mendengar pengumuman dari musala adanya kebakaran. Ia pun langsung keluar untuk mengetahui kejadian. “Begitu tahu api merambat ke rumah sampingnya, saya langsung inisiatif menyelamatkan barang dengan membawa barang-barang berharga keluar,” akunya.

20 menit kemudian, pemadam dari Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kendal datang. Namun rumah milik Kasmadi sudah ludes. Bantuan mobil pemadam air juga datang dari PT Rimba Partikel Indonesia (RPI) dan PT Kayu Lapis Indonesia (KLI) juga datang.

Camat Kaliwungu, Dwi Cahyono mengatakan dalam kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. Dari kebakaran tiga rumah tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta. Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Saat ini tengah dilakukan penyelidikan mengenai penyebab pasti terjadinya kebakaran yang menghabiskan tiga rumah tersebut. (bud/bas)