Tanamkan Jiwa Bisnis Sejak Dini

453
MOTIVASI: Guntur R Wardhana, CEO Laxita Kayana Corp. Yaoung Sociopreneur, paparkan materi,
MOTIVASI: Guntur R Wardhana, CEO Laxita Kayana Corp. Yaoung Sociopreneur, paparkan materi, "Next Stop: The Top" di Sekolah Bisnis Kendal Tahun 2018 di Tirtoarum Baru, kemarin. (BUDI SETIYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Untuk menjadi sukses sebagai wirausawahan, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah menanamkan jiwa cinta berbisnis. Jangan berpikir untuk mencari pekerjaan lantaran terpatok tidak memiliki modal.

Demikian dikatakan Guntur R Wardhana, CEO Laxita Kayana Corp. Young Sociopreneur saat memberikan materi, “Next Stop: The Top” pada Sekolah Bisnis Kendal Tahun 2018 yang dihelat Disporapar Kendal bersama Hipmi dan KNPI kendal. acara yang digelar di Tirto Arum Baru Kendal.

Menurutnya, meski memiliki modal besar, tapi pola pikir dalam berbisnis tidak ada, maka hasilnya akan nol. “Mindset berbisnis berkah tanpa modal gede ini yang akan kita tanamkan kepada pemuda di Kendal yang mulai berwirausaha,” tuturnya, Senin (9/7).

Dikatakan Guntur, penanaman mindset ini perlu bagi siapapun yang akan bergelut dalam dunia kewirausahaan. Sehingga mereka nanti tidak perlu melakukan kesalahan yang banyak dilakukan pengusaha. Yakni ketika melakukan sebuah kesalahan dan jatuh kemudian menjadi putus asa. “Nah itu yang sering banyak orang berbisnis menyerah. Mindset bisnis itu yang paling kita tanamkan,” jelasnya.

Menyinggung permodalan, Guntur menegaskan, modal tidak hanya dalam bentuk uang. Tapi bisa dalam bentuk kepercayaan (trust), nama baik, reputasi, itikad, dan kejujuran. Semua itu modal yang jauh lebih berharga daripada uang. Contohnya ia memulai bisnis hanya dengan modal uang Rp 100 ribu, dan mampu berkembang dan sukses.

Ketua DPD KNPI Kendal, Nanang Husni Faruq, mengatakan, Pelatihan Kewirausahaan Bagi Pemuda/Sekolah Bisnis Kendal ini tujuanya untuk memberikan bekal bagi pemuda Kendal yang ingin memulai usahanya. Karena pesertanya pemuda yang minat berwirausaha sebagai usaha pemula. “Peserta dikasih 10 materi yang dipasarkan di sekolah bisnis kendal. Seperti diantaranya perubahan mindset, diajarkan bisnis online, FB marketing, menggait konsumen dan pemasarannya, dan lainnya,” kata dia. (bud/bas)