Fintech Syariah Akan Diatur

139
BAMBANG KISWONO (ISTIMEWA)
BAMBANG KISWONO (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Perkembangan financial technology (Fintech) kini luar biasa. Secara nasional perusahaan yang mendaftar ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga April 2018, mencapai 43. Bahkan di Semarang telah ada satu perusahaan yang membuka kantor cabang.

“Fintech membantu pemerintah dalam program inklusi keuangan, dengan menjadi alternative pembiayaan bagi mereka yang selama ini tidak bankable. Angin segar ini menjadikan Fintech terus berkembang,” kata Kepala OJK Regional 3 Jateng–DIJ, Bambang Kiswono, baru-baru ini.

Namun demikian, sejauh ini pihaknya baru mengeluarkan peraturan terkait Fintech dari sisi peer to peer lending. Sedangkan peraturan yang akan mengatur sisi-sisi lain masih dalam pembahasan. Begitu juga terkait fintech syariah.

“Sistem ekonomi syariah ini makin banyak diminati oleh masyarakat. Oleh karena itu, untuk Fintech Syariah ke depan juga akan kami arahkan. Salah satunya mengenai basis syariah yang tidak mengenakan bunga,” ujarnya.

Bambang juga menambahkan, meski alternative pembiayaan ini sedang populer dengan beberapa tawaran kemudahan, ia juga mengimbau agar masyarakat tetap berhitung. “Jangan main ambil saja, tapi hitung dulu dengan seksama,” ujarnya. (dna/ida)

Silakan beri komentar.