Protes, Warga Trangkil Blokir Jalan dengan Pohon

110
BENTUK PROTES : Warga memblokir akases dengan menempatkan pohon pisang dan kayu di tengah jalan Desa Tangkil Tengah, Kecamatan Kedungwuni. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)
BENTUK PROTES : Warga memblokir akases dengan menempatkan pohon pisang dan kayu di tengah jalan Desa Tangkil Tengah, Kecamatan Kedungwuni. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Puluhan warga Desa Tangkil Tengah, Kecamatan Kedungwuni, Sabtu (7/7) kemarin, memblokir akses jalan dengan menempatkan pohon pisang dan kayu di tengah jalan. Warga juga memasang palang kayu di sebelah utara Puskesmas Pembantu Kedungwuni II.

Tindakan tersebut sebagai bentuk protes warga karena akses jalan sepanjang Desa Tangkil Tengah rusak akibat sering dilalui kendaraan berat pengangkut galian C.

Perangkat Desa Tangkil Tengah, Suharsono, mengungkapkan bahwa perseteruan antara warga dengan pengendara truk galian C sebenarnya sudah lama. Namun pihak sopir tidak menghiraukan hal tersebut.

Pihak desa sebenarnya sudah melaporkan kerusakan jalan tersebut kepada Pemkab Pekalongan.

“Tuntutan warga agar jalan Desa Tangkil Tengah  segera diperbaiki. Pihak DPU pun sudah datang ke lokasi, mungkin dalam waktu dekat ini pihak PU akan memanggil pengelola galian C yang menggunakan jalan Desa Tangkil Tengah,” ungkap Harsono.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan, Muhlisin, mengatakan, pihaknya bersama Satlantas Polres Pekalongan sering melakukan razia angkutan umum, termasuk armada pengangkut galian C yang melalui Desa Tangkil Tengah. Namun pihak pengelola dan sopir angkutan galian C, sering kucing kucingan mengangkut galian.

“Kita memberikan sanksi tegas terhadap mereka, jika melanggar aturan angkutan umum,” kata Muhlisin. (thd/zal)

Silakan beri komentar.