33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

Presiden Setujui Penambahan Rest Area Tol Batang

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Upaya Bupati Batang Wihaji agar jalur tol Batang dibangun rest area mendapat sinyal positif dari pemerintah pusat. Presiden Jowo Widodo menyetujui harapan bupati terkait pembangunan rest area tol di wilayahnya.

Kepastian tersebut diungkapkan bupati setelah melakukan kunjungan kerja ke Istana Negara Bogor, beberapa waktu lalu. Seperti diketahui Bupati Batang Wihaji diundang Presiden bersama 18 pemimpin kepala daerah. Kedatangan mereka untuk berbincang – bincang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, sekaligus ingin mendengar langsung dari perwakilan daerah.

Dalam perbincangan tersebut Wihaji, kembali meminta usulan pendirian rest area di wilayah tol Batang. Dengan harapan, bisa menampung produk UMKM dan pengusaha lokal, agar tidak mati akibat adanya tol Trans Jawa.

Dalam paparannya, Wihaji tidak hanya saja meminta adanya rest area baru, namun munculkan konsep Transit Oriented Development (TOD). Dari fungsi utama sebagai rest area pengendara tol, juga ada wisata serta menampung pelaku UMKM lokal.

Menurut Wihaji, cara ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Batang yang terdampak pembangunan jalan tol. Karena terbukti pada arus mudik dan balik Lebaran 2018 kemarin  para penggerak ekonomi kreatif dan  kuliner mengalami penurunan sekitar 60 persen. Karena rata – rata pedagang yang berada di jalur pantura tidak laku, baik pedagang kecil maupun pedagang kelas menengah termasuk rumah makan.

Rencananya rest area ini akan di tempatkan di titik Kedawung, yang masuk wilayah PTPN IX Siluwok Batang. Sebelumnya bupati juga sudah berkoordiansi dengan pihak terkait dan semua pihak saling menyetuji usulan menarik ini.

Tak hanya konsep TOD, Wihaji pun meminta adanya penambahan exit tol dua yang pertama di Desa Pasekaran sebagai jalur wista menuju wisata Bandar dan Dieng, serta akses menuju Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo,  yang kedua di Desa Plelen, rest area di KM 398 yaitu di daerah pantai Celong. Mengingat view di sana cukup menarik. Selain itu juga untuk menyelamatkan kuliner di wilayah Gringsing. “Kita sudah berkoordinasi dengan PTPN yang siap memberikan tanah yang di butuhkan,” kata Wihaji.

Dalam kesempatan tersebut Presiden sangat merespon positif atas usulan Bupati Wihaji dan langsung memerintahkan Sekretaris Negaranya untuk langsung berkordinasi dengan Kementerian PU, BPJT, BUJT agar usulan Pemkab Batang dapat direalisaikan secepatnya. (han/zal)

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Manfaatkan Limbah Tali Garmen

PABELAN – Desa Padaan, Kecamatan Pabelan merupakan penghasil kerajinan anyaman dari limbah pabrik garment. Memanfaatkan tali PET dari pabrik, warga desa Padaan memproduksi berbagai alat...

Pemprov Komit Tegakkan Akuntablitas Keuangan

SEMARANG - Pemprov Jateng terus berupaya menegakkan akuntabilitas keuangan negara dan pembangunan. Jumat (8/9) lalu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo pun melakukan penandatangan Memorandum of Understanding...

Bus Tabrak Sepeda Motor, 2 Tewas

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Osamaliki, Salatiga, tepatnya di depan Hotel Palapa, Senin (12/3) terjadi sekitar pukul 02.30 WIB dini hari....

Pengetahuan Gizi Masyarakat Masih Kurang

BATANG–Pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi masih sangat kurang. Padahal, untuk mencetak generasi yang mumpuni diperlukan gizi yang cukup di masa pertumbuhan. Hal tersebut terungkap saat...

Tahap SPPB PBB 2018

RADARSEMARANG.COM - MINGGU pertama, SPPT diserahkan kepada lurah. Minggu kedua, lurah akan melakukan pemilahan berdasarkan lokasi RT dan RW penerima SPPT. Minggu ketiga, akan...

Luangkan Waktu Bersama Keluarga

DI TENGAH kesibukannya yang begitu luar biasa, Muh Zen selalu menyampatkan waktu luang bersama keluarganya. Untuk mensiasatinya, biasanya satu minggu sekali mengajak keluarga pergi...