33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Muslim Tidak Boleh Minder

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Warga Indonesia harus mengapresiasi tradisi intelektualisme di Indonesia yang dikembangkan oleh para ulama. Selain itu menjadi Muslim Indonesia tidak boleh rendah diri dan mudah terpesona dengan ideologi impor dan menelannya mentah mentah karena kekayaan Islam di Indonesia luar biasa, bagaimana keindonesiaan dan keislaman bisa terintegrasi dengan baik.

Hal itu dipaparkan oleh  Prof. Dr. Azra dalam kuliah tamu yang diselenggarakan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga. Kuliah tamu bersama Prof. Dr. Azyumardi Azra, M.A di auditorium gedung K.H. Hasyim Asy’ari Kampus III, Jumat (6/7). Kuliah tamu tersebut mengangkat tema “Bersyukur menjadi Muslim Indonesia” yang dihadiri seluruh pejabat dan sivitas akademika IAIN Salatiga.

“Corak Islam Indonesia/Islam Nusantara yang Wasatiyah/moderat, tidak ekstrem kanan maupun kiri, yang toleran dan guyub, lebih suka mencari solusi bersama daripada menang-menangan sendiri menjadi kekuatan Indonesia yang luar biasa yang memiliki masa depan cerah, untuk itu mari kita bersyukur menjadi Muslim Indonesia dengan cara menjaga Indonesia,” ujar Prof. Azra.

Sementara itu, Rektor IAIN Salatiga Rahmat Hariyadi merasa bersyukur karena Prof. Dr. Azyumardi Azra dapat hadir di tengah-tengah kita untuk memberikan kuliah tamu di IAIN Salatiga. Selain itu, apa yang disampaikan Prof. Azra merupakan wujud syukur sebagai warga muslim di Indonesia.

“Sebagai warga muslim Indonesia tidak perlu sombong, namun tidak perlu juga rendah diri, mudah percaya dan silau dengan kehadiran Islam yang baru datang dari belahan dunia (transnasional),” terangnya. (sas/zal)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sigit Meminta Kader PDI Perjuangan Bersatu

BANJARNEGARA – Bakal Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah dari PDI Perjuangan Sigit Widyonindito meminta seluruh kader PDI Perjuangan untuk bersatu. Sebab, dengan adanya persatuan...

Membangun Perilaku Entrepreneur Pada Siswa SMK

RADARSEMARANG.COM - DATA lulusan SMK yang menjadi penyumbang angka pengangguran saat ini membuat mata kita terbelalak. Slogan SMK yang berbunyi: SMK Bisa, Siap Kerja,...

Aparat dan ASN Harus Netral

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan menegaskan bahwa seluruh jajaran Polres Salatiga harus bersikap netral dalam Pilgub Jateng 2018. Bila ada yang tidak...

Diduga Korsleting Listrik, Mobil Mewah Hangus Terbakar

SEMARANG – Sebuah mobil Mercedes Benz hangus terbakar dalam garasi sebuah rumah di Jalan Gubernur Budiono Nomor 5, RT 7 RW 1, Gajahmungkur, tepatnya...

Indonesia Butuh Pancasila

MAGELANG – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Prof Dr Mohammad Mahfud MD menegaskan, negara dan bangsa Indonesia, masih butuh ideologi Pancasila. Indonesia adalah negara...

Untung Ada Tong Eng

SEMARANG - Sosok M. Ridwan benar-benar menjadi sosok penting bagi tim PSIS Semarang yang kini tengah bertarung di ajang Liga 2 musim 2017. Gelandang...