Muslim Tidak Boleh Minder

137

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Warga Indonesia harus mengapresiasi tradisi intelektualisme di Indonesia yang dikembangkan oleh para ulama. Selain itu menjadi Muslim Indonesia tidak boleh rendah diri dan mudah terpesona dengan ideologi impor dan menelannya mentah mentah karena kekayaan Islam di Indonesia luar biasa, bagaimana keindonesiaan dan keislaman bisa terintegrasi dengan baik.

Hal itu dipaparkan oleh  Prof. Dr. Azra dalam kuliah tamu yang diselenggarakan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga. Kuliah tamu bersama Prof. Dr. Azyumardi Azra, M.A di auditorium gedung K.H. Hasyim Asy’ari Kampus III, Jumat (6/7). Kuliah tamu tersebut mengangkat tema “Bersyukur menjadi Muslim Indonesia” yang dihadiri seluruh pejabat dan sivitas akademika IAIN Salatiga.

“Corak Islam Indonesia/Islam Nusantara yang Wasatiyah/moderat, tidak ekstrem kanan maupun kiri, yang toleran dan guyub, lebih suka mencari solusi bersama daripada menang-menangan sendiri menjadi kekuatan Indonesia yang luar biasa yang memiliki masa depan cerah, untuk itu mari kita bersyukur menjadi Muslim Indonesia dengan cara menjaga Indonesia,” ujar Prof. Azra.

Sementara itu, Rektor IAIN Salatiga Rahmat Hariyadi merasa bersyukur karena Prof. Dr. Azyumardi Azra dapat hadir di tengah-tengah kita untuk memberikan kuliah tamu di IAIN Salatiga. Selain itu, apa yang disampaikan Prof. Azra merupakan wujud syukur sebagai warga muslim di Indonesia.

“Sebagai warga muslim Indonesia tidak perlu sombong, namun tidak perlu juga rendah diri, mudah percaya dan silau dengan kehadiran Islam yang baru datang dari belahan dunia (transnasional),” terangnya. (sas/zal)

Silakan beri komentar.