33 C
Semarang
Rabu, 3 Juni 2020

Kapolresta Ikut Menari di Lomba Tari Tradisional 

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Sebanyak 15 tim peserta meramaikan lomba tari tradisional yang digelar oleh Polres Magelang Kota, Minggu (8/7) kemarin. Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan  mengungkapkan lomba tari tradisional sengaja diadakan untuk meramaikan Hari Bhayangkara ke-72 tahun 2018. Untuk tari tradisional, menurut Kristanto, sengaja dipilih adalah tari topeng ireng.

Tari topeng ireng merupakan salah satu kesenian tradisional yang berkembang di Magelang yang juga dikenal sebagai tari dayakan. “Pada dasarnya tari topeng ireng merupkan metamorfosa dari kesenian kuno kubro siswo yang telah dimodifikasikan tanpa merubah gerakan aslinya. Sebagai warisan budaya kesenian tari topeng ireng perlu dijaga dan dilestarikan,” jelas Kristanto.

Lomba ini diselenggarakan sebagai wujud kepedulian Polres Magelang Kota dalam mendukung program pengembangan pariwisata di kota Magelang khususnya dalam bidang seni budaya. “Harapan kami dengan adanya lomba ini masyarakat akan lebih mengenal dan mencintai tari topeng ireng,” tandas Kristanto yang ikut menari bersama peserta.

Kasubag Humas Polres Magelang Kota AKP Nur Saja’ah,  menyebutkan lomba tari topeng ireng diikuti sebanyak 15 kelompok kesenian topeng ireng dari Kota Magelang. Lomba ini,  menurut Nur,  memperebutkan hadiah jutaan rupiah. Selain itu, Nur menyebutkan,  para pejabat utama Polres Magelang Kota juga ikut tampil meramaikan lomba ini.

“Untuk pemenang juara 1 dengan nilai 652 adalah grup kesenian Singo Cahyo Manunggal, juara 2 dengan nilai 645 grup kesenian Singo Merto Budoyo, dan juara 3 dengan nilai 635 grup kesenian Sukma Abinaya,” tukas Nur. (had/lis)

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Sharp-Global Gelar Tomodachi Koten

SEMARANG - Sharp kembali mengelar program “Sharp Tomodachi Koten” di Global Elektronik Pandaran Semarang. Hadirnya pameran persahabatan diharapkan penjualan elektronik Sharp akan naik 40-50...

Fokus Pembangunan Infrastruktur

BANCAK - Infrastruktur yang baik akan mendukung jalannya segala bentuk kegiatan di desa. Baik kegiatan pemerintahan, ekonomi maupun kegiatan lainnya. Itu lah yang menjadi...

Adu Koreografi dan Kostum

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Atrium Mal Ciputra Semarang siang kemarin (20/3) dipenuhi para remaja. Ya, mereka adalah pelajar Semarang dan sekitarnya yang tengah adu kelincahan dan kekompakan...

Ajak 1.000 Siswa Kelola Sampah

SEMARANG- Miss Earth Indonesia asal Semarang Luisa Andrea Soemitra, mengajak kepada 1.000 siswa-siswi di Kota Semarang untuk peduli lingkungan dengan mengelola sampah secara benar. Putri Indonesia...

Kades Terdampak Rob Tuntut TPS

KAJEN - Lantaran sulit membuang sampah dan banyak sampah yang hanyut terbawa banjir rob, lima Kepala Desa terdampak banjir rob meminta kepada Bupati Pekalongan,...

PGSI Tuding Pemprov Jawa Tengah Pilih Kasih

TEMANGGUNG— Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dinilai pilih kasih alias diskriminatif terkait pemberian tunjangan kesejahteraan bagi guru-guru SLTA. Sebab , Guru Tidak Tetap dan...