Dongkrak Kunjungan Wisata Dengan BIAF

306
BUKA BIAF : Sekda Provinsi Jateng, Sri Puryono bersalaman dengan Direktur Utama Badan Otoritas Borobdur (BOB) Intan Juanita pada ajang Pembukaan Borobudur International Arts Arts and Perfomance Festival di Taman Lumbini, Candi Borobudur, Jumat (6/7) malam. (ISTIMEWA)
BUKA BIAF : Sekda Provinsi Jateng, Sri Puryono bersalaman dengan Direktur Utama Badan Otoritas Borobdur (BOB) Intan Juanita pada ajang Pembukaan Borobudur International Arts Arts and Perfomance Festival di Taman Lumbini, Candi Borobudur, Jumat (6/7) malam. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Event Borobudur International Arts and Perfomance Festival (BIAF) 2018 diyakni bisa mendongkrak kunjungan wisata ke Jawa Tengah, acara yang diselenggarakan di Taman Lumbini Jumat (6/7) malam yang mengangkat tema Togetherness and Diversity, ini berlangsung meriah dan dihadiri tamu negara dan pejabat daerah, puluhan penari menampilkan kolaborasi karya seni lintas negara.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono mengatakan,jika BIAF diselenggarakan bukan saja untuk melestarikan seni dan budaya, namun juga untuk meningkatkan kunjungan wisata agar lebih lama tinggal di Borobudur dan sekitarnya. “Kegiatan ini adalah upaya untuk bisa paham Borobudur secara utuh secara historical, kemudian berkembang ceritanya sehingga dapat memberikan dampak positif dalam kunjungan wisata di Borobudur dan sekitarnya,” katanya usai pembukaan BIAF 2018.

Sri Puryono menjelaskan, kawasan Kabupaten Magelang memiliki wisata lokal ada sekitar 17 lokal wisdom yang berada di sekitar Candi Borobudur. Dikawasan ini, pemerintah juga mambah berbagai infastruktur di kawasan Borobudur sebagai sarana pendukung. Tak berhenti disitu, promosi keluar negeripun dilakukan demi mendatangkan wisatawan mancanegara. “Kami berharap target kunjungan 10 ribu wisatawan selama even berlangsung, dapat terpenuhi,” tandasnya.

Selain menyajikan tarian, budaya daerah, wisata, pameran, dan kuliner, dalam rangkaian kegiatan itu juga digelar sosialisasi perjalanan. Para peserta diajak untuk melihat wisata unggulan serta keindahan Candi Borobudur dan berbagai objek wisata yang ada di sekitar Magelang. Kolabari seni dangan negara sabahat menjadi pertunjukan istimewa dalam gelaran pembukaan BIAF 2018.

Penampilan dari seniman ternama seperti  Christian dari Costa Rica, Dora dari Hungaria, dan Widya Ayu Kusuma Banyumas menyedot perhatian pengunjung. Ketiganya menyajikan pertunjukan dengan tema ‘The Journey of the Spirit’, dimana jalan ceritanya adalah mencari ruh dari Candi Borobudur. Selain penampilan kolaborasi seni tiga negara tersebut, juga ditampilkan kesenian tari dari India.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar Jateng), Alamsyah menjelaskan, panggung BIAF 2018 memang tidak hanya diisi seniman lokal, namun juga seniman dari negara lain untuk bisa menampilkan seni budaya. “Konsepnya sementara baru kolaborasi,” ucapnya.

Ia menambahkan, bukan seniman dari provinsi diluar Jateng pun turut ambil bagian. Melihat tingginya animo dan minat para seniman, kedepan Pemprov Jateng berencana akan menggelar BIAF setiap tahun. “BIAF ini biasanya diselenggarakan setiap empat tahun sekali. Tapi karena animonya bagus, kemarin Pak Ganjar (Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Red) minta BIAF digelar setahun sekali, maka ini yang pertama,” katanya. (adv)