33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Cetak Rekor Nasional

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Festival Kelinci Magelang menjadi magnet tersendiri bagi peserta dari berbagai daerah. Festival ini merupakan acara perdana Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang bersama Komunitas Guyub Rukun Peternak Kelinci (GRPK) Kota Magelang. Salah satu kategori yang dilombakan, Flemish Giant berhasil mencetak rekor nasional dengan peserta terbanyak.

“Peserta mencapai 30. Sebelumnya, di Jogjakarta jumlah peserta untuk Flemish Giant sekitar 18 saja,” kata Ketua Panita Pelaksana Festival Kelinci Magelang, Aryono Septa Nugroho, Sabtu, (7/7), pekan lalu.

Sedangkan total peserta dari tiga kategori yang dilombakan, Flemish Giant, New Zealand dan Rex berjumlah 84. Mereka berasal dari Magelang, Sukorejo, Semarang, Jogjakarta, Temanggung, dan Magelang. “Jumlah peserta ini masih sesuai ekspektasi kami. Karena tahapan kami (komunitas, Red) masih sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, bahwa ternak kelinci itu nggak susah,” ujarnya.

Sekretaris Disperpa Kota Magelang, Al Idris menambahkan, festival tingkat nasional bertajuk Battle of Giant tersebut juga dimanfaatkannya untuk mengajak warga menjadi peternak. Di Kota Magelang sendiri, peternak kelinci masih sedikit. Padahal ternak kelinci dikatakannya sangat potensial.

“Kami perlu menyampaikan mengenai pemeliharaan kelinci, mulai dari jenis kelinci, kualitas bibit, kesehatan hewan, dan nilai ekonomi budi daya kelinci,” tuturnya.

Sosialisasi itu dianggapnya penting. Mengingat, masih banyak masyarakat dan bahkan peternak kelinci yang belum mengetahui jenis kelinci, apalagi kandungan daging kelinci.

“Padahal, daging kelinci memiliki kandungan tinggi protein, rendah kolesterol, rendah lemak jenuh dan rendah kadar sodium (garam).”

Sementara itu, juri nasional, Arie Wardhani menyebutkan, masing-masing jenis dicari Best of Breed, Best Opposite Sex Breed, dan Best 3rd Place. Secara umum penilaian terdiri dari bentuk badan, kualitas bulu, warna, kemudian besar-kecilnya bentuk tulang kelinci. Dari sekian kelinci yang diikutkan kontes, ia juga mengamati dari sisi kualitas.

Dirinya mengakui, selama ini masyarakat masih sangat minim pengetahuan tentang kelinci. Mitos yang dipercaya, kelinci mudah mati. Dalam kesempatan itu pula, ia membagikan tips memelihara kelinci yang baik. (put/lis)

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Konsekuensi Logis, Bentuk Karakter Disiplin Siswa

GAGAP pendidikan karakter pada siswa  itulah yang saat ini dialam bangsa kita. Pola asuh dan pendidikan yang keliru, turut andil membentuk kegagapan pendidikan karakter...

Untag Ajak Masyarakat Ikuti Pelatihan Mediasi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Program Magister Ilmu Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang bekerjasama dengan Badan Mediasi Indonesia (BaMi), kembali menggelar Pelatihan mediasi. BaMi...

Potensi Bisnis Syariah Potensial

SEMARANG – Potensi pasar syariah di Jawa Tengah dinilai cukup besar. Sejumlah perusahaan jasa pelayanan keuangan pun mulai menggaet pasar ini, seperti perbankan, investasi...

Korban Kecelakaan Peroleh Santunan Rp 50 Juta

UNGARAN–Korban kecelakaan beruntun di Jalan Sukarno Hatta tepatnya di depan PT Apac Inti Corpora Kecamatan Bawen, akan memperoleh santunan sebesar Rp 50 juta. Hal...

Uniknya Pernikahan Sandra – Aden

SALATIGA – Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Salatiga Sandra Kusumawati mengakhiri masa lajang bersama pria idamannya, Aden Diarista Sandy, akhir pekan lalu....

Ribuan Rumah di Jeruksari Terendam

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Sedikitnya seribu rumah di Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, sudah sepekan terakhir ini terendam air banjir rob setinggi satu meter....