Berkas Napi Caleg Bakal Ditolak

239
Sujatmiko (Ahsan fauzi/radar kedu)
Sujatmiko (Ahsan fauzi/radar kedu)

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Temanggung secara tegas menerapkan peraturan KPU yang baru, Nomor 20 Tahun 2018 tentang larangan mantan narapidana kasus korupsi, bandar narkoba dan pelaku pelecehan seksual dan kekerasan terhadap anak mendaftar calon legislatif (caleg) Pemilu 2019.

“KPU Temanggung konsisten mengikuti segala keputusan KPU RI dalam aturan pencalonan legislatif 2019. Aturan tersebut final dan tidak bisa ditawar-tawar lagi,” ucap Ketua KPU Kabupaten  Temanggung, Sujatmiko, Minggu  (8/7).

Menurut Sujatmiko, pengurus parpol tingkat Kabupaten Temanggung tidak boleh  menawar atau protes ke KPU Temanggung. “Silakan kalau mau protes bisa mengajukan uji materi ke Mahkamah Agung (MA),” ujarnya.

Sujatmiko menjelaskan, terkait aturan tersebut, menjadi domain pengurus parpol dalam menyeleksi caleg masing-masing. Jadi, KPU Temanggung tidak menerima titipan berkas dalam pencalonan. “Begitu ada berkas tidak komplit, kita langsung kembalikan. Begitu pula, ada salah satu caleg di salah satu parpol yang terindikasi mantan narapidana kasus korupsi, bandar narkoba dan pelaku pelecehan seksual dan kekerasan terhadap anak, berkas langsung kita kembalikan semuanya,” ungkapnya.

PKPU tersebut apakah bertentangan dengan UU Nomor 17 Tahun 2017 bahwa narapidana yang telah menjalani masa hukumannya lima tahun atau lebih dan mengumumkannya di depan publik tetap dapat mendaftar caleg? Sujatmiko menanggapi terdapat pengecualian pada peraturan baru tersebut, bahwa narapidana yang dimaksud adalah bukan narapidana korupsi, bandar narkoba dan pelaku pelecehan seksual dan kekerasan terhadap anak.

“Bukan bertentangan, karena ini adalah pengecualian. KPU punya gagasan, kalau terhadap bandar narkoba, pelecehan seksual tehadap anak, apakah yang namanya koruptor tidak sama dengan mereka. Karena memakan uang korupsi,” ujarnya.

Untuk diketahui, KPU Kabupaten Temanggung sendiri telah membuka pendaftaran calon legislatif untuk DPRD Kabupaten Teamanggung sejak tanggal 4-17 Juli 2018. KPU Temanggung akan menggunakan PKPU baru sebagai pedoman Pemilu 2019.  (san/lis)

Silakan beri komentar.