Wihaji Dapat Penghargaan dari Kemenhub

582
PENGHARGAAN - Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Murdiono mewakili Bupati Batang Wihaji menerima penghargaan dari Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi. (Dok Humas Batang for Jawa Pos Radar Semarang)
PENGHARGAAN - Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Murdiono mewakili Bupati Batang Wihaji menerima penghargaan dari Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi. (Dok Humas Batang for Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Atas dedikasinya melayani masyarakat dalam penyelenggaraan  angkutan mudik Lebaran 2018, Pemerintah Kabupaten Batang mendapatkan apresiasi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dengan memberikan penghargaan Mudik Bareng Guyub Rukun Mudik Bahagia.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada Bupati Batang Wihaji yang  diwakili Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Murdiono di Gedung Panca Gatra Lemhanmas Jakarta Jumat, (6/7/2018) malam.

Dihubungi Radarsemarang.com Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Murdiono mengatakan, sangat senang dengan apresiasi yang diberikan Kementerian Perhubungan kepada Bupati Batang Wihaji, yang menilai secara objektif atas dedikasinya dan kualitas kerja melayani pemudik yang melintas di jalur pantura. Sehingga kecelakaan di Batang bisa turun, dengan mengawal arus mudik di jalur pantura maupun tol fungsional bisa nyaman dan aman.

” Hampir setiap hari Bupati selalu memantau perkembangan arus mudik yang melintas di jalur pantura, dan memastikan pelayanan kesehatan dan posko Lebaran untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada pemudik,” kata Murdiono.

Perhatian Bupati Wihaji terhadap pelayanan angkutan mudik Lebaran pun sangat tinggi lanjutnya, pasalnya penyediaan angkutan mudik Lebaran gratis yang dulunya dianggarkan dua armada bus menjadi tiga, rest area dan posko pemantauan arus mudik yang dulu empat menjadi enam.

Bupati Wihaji juga perhatian terhadap perlintasan sebidang kereta api yang tahun depan akan diupayakan dibuat palang pintu, karena masih ada yang belum berpalang pintu.

Bupati sebut dia, juga memerintahkan RSUD Kalisari Batang dan RSUD Limpung untuk siap 24 jam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat ataupun pemudik yang mengalami sakit.

“Jadi apresiasi ini sangat realistis dan wajar atas dedikasi dan kualitas kerja dalam melayani masyarakat,” terang Murdiono.

Adapun dalam penghargaan kemarin, untuk Provinsi Jawa Tengah dari 35 kabupaten kota hanya ada tiga bupati yang mendapatkan penghargaan dan apresiasi dari Kemenhub yaitu Bupati Brebes, Pemalang dan Kabupaten Batang. Sedangkan untuk provinsi lain hanya dua yaitu Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur.

Pemberiaan piagam penghargaan Bupati Batang ini, atas dukungan sepenuhnya secara aktif dan luar biasa dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun 2018, atas dedikasi dan kualitas kerja yang telah diberikan dan melayani masyarakat dalam mudik dan balik Lebaran.

Dikatakan lebih lanjut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sangat mengapresiasi kepada stokeholder yang telah bekerja sama dalam melayani masyarakat untuk penyelanggaraan angkutan lebaran.

“Kementerian Perhubungan berusaha membangun kesadaran masyarakat terhadap pelaksanaan penyelenggaraan angkutan Lebaran untuk mengutamakan keselamatan berkendara dan menurunkan angka kecelakaan,” kata Budi Karya Sumadi.

Ia juga mengatakan atas kerja sama yang sinergis arus mudik dan  balik tahun ini bisa berjalan baik dengan waktu tempuh jauh lebih baik. Kepadatan turun atau kemacetan turun serta mudik dengan motor pun turun dan kecelakaan juga turun. (han/lis)