Truk Gandeng Terguling dan Timpa Sedan

501
TRAGIS: Laka lantas antara dump truk, truk gandeng dan mobil di Jalan Arteri Lingkar Weleri, Desa Mororejo, kemarin.  (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TRAGIS: Laka lantas antara dump truk, truk gandeng dan mobil di Jalan Arteri Lingkar Weleri, Desa Mororejo, kemarin.  (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Laka lantas yang melibatkan dua kendaraan berat dan satu mobil sedan terjadi di Jalan Arteri Lingkar Weleri di Desa Mororejo. Kecelakaan diduga terjadi akibat dump truk yang berjalan melawan arus untuk memutar balik di U-Turn depan Rumah Makan dan Pangestu.

Tiga kendaraan tersebut yakni satu truk gandeng, dump truk dan satu mobil. Tidak ada korban jiwa, namun akibat laka tersebut mobil mengalami ringsek akibat tertimpa  bak truk gandeng. Sedangkan dump truk mengalami ringsek bagian depan kabin.

Selain itu laka juga mengakibatkan kemacetan hingga dua kilometer di dua arah. Penyebabnya, kecelakaan terjadi di tengah jalan dua lajur, sehingga baik dari lajur Jalan Semarang-Kendal maupun sebaliknya mengalami kemacetan.

Suwandi Sarep, sopir truk gandeng tersebut menceritakan saat itu, dirinya melaju dari dari arah barat menuju Semarang menggunakan lajur kanan. “Truk ini mengangkut tepung sagu dari cirebon tujuan Tulungagung-Jawa Timur,” tuturnya.

Namun setiba di lokasi kejadian, dirinya dikagetkan dengan dump truk yang dikemudiakan oleh Sabarudin. Dump truk tersebut berjalan melawan arus tujuannya untuk memutar balik di U-Turn ilegal yang berada persis didepan RM Pangestu.

Karena kaget, ia mengerem truk gandeng yang dikendarainya. Namun karena jaraknya dekat, truk tidak  juga berhenti. “Akhirnya ia banting setir ke kanan tepat di U-Turn dengan tujuan menghindari adu banteng dengan dump truk,” akunya.

Begitu memutar, bagian bak gandengan truk bagian belakang menyerempet kabin dump truk. Akhirnya  truknya terguling dan menimpa mobil. “Jadi saya sebenarnya tidak ingin putra balik, Cuma menghindari tabrakan dengan dump truk,” jelasnya.

Hal senada dikatakan Satriyo, kernet truk gandeng. Ia mengaku setelah menimpa sedan itu dirinya buru-buru keluar untuk mengecek kondisi pengendara sedan tersebut. Bahkan dirinya sempat memecahkan kaca sedan untuk menyelamatkan sang pengendara.

“Saya lihat pengendaranya ternyata masih hidup. Wajahnya ketakutan. Akhirnya saya pecah kaca jendela, kemudian saya buka pintu dan membawa pengendara mobil keluar,” tandasnya.

Sapto, seorang saksi kejadian tersebut mengatakan sebenarnya mobil sedan itu sudah diberhentikan oleh tukang menyebrangkan truk. Tujuannya memberikan kesempatan truk dump menyebrang. “Yang mengendari mobil itu perempuan. Setelah itu dibawa oleh warga untuk diselamatkan. Kondisinya cuman luka ringan,” terangnya. (bud/bas)