Tiga Jembatan Gantung Nyaris Putus

161
MEMPRIHATINKAN: Danramil 710 Pekalongan, Letkol Inf Muhammad Ridha, langsung mengecek tiga jembatan gantung yang kondisinya sangat memprihatinkan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MEMPRIHATINKAN: Danramil 710 Pekalongan, Letkol Inf Muhammad Ridha, langsung mengecek tiga jembatan gantung yang kondisinya sangat memprihatinkan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Tiga jembatan gantung yang ada di Kabupaten Pekalongan kini kondisinya sangat memprihatinkan, karena sebagian besar papan lantai jembatan rusak sertatali pengikatnya nyaris putus.

Adapun tiga jembatan gantung yang rusak parah tersebut adalah jembatan gantung penghubung Dusun Sembungjambu dengan Dusun Sembunggrecek yang berada di Desa Sembungjambu dengan panjang 65 meter dan lebar 1,5 meter.

Jembatan gantung penghubung Desa Randumuktiwaren, Kecamatan Bojong dengan Desa Purworejo Kecamatan Sragi dengan  panjang 83 meter dan lebar 1,2 meter serta jembatan gantung penghubung Dukuh Babadan Sanak dengan Dukuh Cokrah Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto.

Namun jembatan gantung tersebut masih digunakan warga sekitar sebagai jalan alternatif dan penghubung satu-satunya yang setiap hari dilalui warga. Melihat kondisi jembatan gantung yang memprihatinkan, Komandan Kodim 0710 Pekalongan, Letkol Inf Muhammad Ridha, bersama Danramil setempat dan Babinsa serta masyarakat desa langsung mengecek tiga jembatan gantung yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Muhammad Ridha mengungkapkan, setelah melihat secara langsung kondisi jembatan yang sangat memprihatinkan tersebut,  maka pihaknya akan segera menindak lanjuti dengan bekerjasama dengan PT Telkom untuk dilaksanakan perbaikan.

“Setelah kita lihat secara langsung kondisi jembatan tersebut, ternyata kondisinya sangat memprihatinkan dan kita akan segera tindak lanjuti dengan bekerja sama dengan PT Telkom untuk merehap jembatan tersebut,” ungkap Dandim.

Sementara itu Manager Evaluasi CDC PT Telkom, Sanjaya menambahkan bahwa untuk sementara waktu, masyarakat sekitar jangan terlalu banyak beraktivitas menggunakan jembatan tersebut, terutama jembatan yang ada di Desa Randumukti Waren, karena kondisi jembatan yang memang sangat membahayakan apabila di lewati.

“Sesuai visi misi kita bahwa, kita hadir untuk masyarakat, maka kita bekerjasama dengan TNI akan sesegera mungkin merehap jembatan ini, karena memang jembatan ini sangat di butuhkan oleh masyarakat, dalam wakti dekat kita perbaiki,” tegas Sanjaya. (thd/bas)