Tak Kuat Menanjak, Kontainer Terperosok

281
TERPEROSOK: Beberapa petugas saat melakukan evakuasi kontainer yang terperosok karena gagal melintasi tanjakan Langensari, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERPEROSOK: Beberapa petugas saat melakukan evakuasi kontainer yang terperosok karena gagal melintasi tanjakan Langensari, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Karena tidak kuat menanjak, sebuah kontainer bernopol B 9467 VO terperosok dan menabrak tiang listrik hingga roboh, Jumat (6/7). Kasat Lantas Polres Semarang, Sandi Widianoe mengatakan karena taing listrik roboh, mengakibatkan aliran listrik padam.

“Truk kontainer bodi bagian depan berada di separuh jalan hingga menyebabkan antrean panjang kendaraan terutama yang melintas dari arah Semarang menuju Bawen. Listrik sekitar Langensari akhirnya juga padam karena peristiwa itu,” kata Sandi.

Dari informasi yang dikumpulkan, truk kontainer yang dikemudikan Mardi, 60, warga Purwodadi Kabupaten Grobogan tersebut rencanannya menuju ke Solo.  Diduga saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman, ini tidak kuat melewati jalan menanjak.

Akibatnya, truk yang dikemudikan oleh Mardi tersebut mundur dan menabrak tiang listrik hingga roboh di pinggir jalan. Beberapa saksi mata mengungkapkan jika saat menanjak truk dalam kondisi kecepatan rendah. “Akibat kejadian tersebut, bangunan samping untuk potong rambut gentengnya berjatuhan,” kata Aris Sugianto, 28.

Proses evakuasi kontainer tersebut memakan waktu hingga berjam-jam. Evakuasi menggunakan derek. Dalam evakuasi tersebut juga melibatkan petugas PLN. Evakuasi pertama yang dilakukan dengan mengangkat tiang listrik beserta trafo yang bertahan di atas bodi kontainer.

Kemudian, setelah trafo dan tiang yang berada di belakang bodi kontainer berhasil dievakuasi petugas PLN, baru kontainer dievakuasi. Untuk evakuasi kontainer terpaksa mendatangkan bagian kabin pengemudi yang baru. “Aliran listrik yang padam dari Babadan sampai Lemahbang dan Langensari. Kami langsung ganti tiang listrik dan trafo,” kata Farkhan, selaku supervisor teknik PLN Rayon Ungaran. (ewb/bas)