Promosikan Batang di APKASI Otonomi Expo 2018

298
PROMOSI: Bupati Batang Wihaji bersama beberapa pimpinan Dinas, sata promosikan potensi daerah Batang di APKASI Otonomi Expo 2018, Jumat (6/7). (Pemkab Batang For Jawa Pos Radar Semarang)
PROMOSI: Bupati Batang Wihaji bersama beberapa pimpinan Dinas, sata promosikan potensi daerah Batang di APKASI Otonomi Expo 2018, Jumat (6/7). (Pemkab Batang For Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kabupaten Batang gencar promosi berbagai produk unggulannya di berbagai kesempatan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan investasi dan peningkatan wisata. Salah satunya dengan mengikuti pameran di Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo 2018.

Pameran  yang digelar 6-8 Juli di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai Tanggerang kali ini bertema Tourism and Investment. Hal ini tidak jauh dari tagline yang terus digadang-gadang Pemkab Batang yaitu Ayo Piknik lan Investasi neng Batang.

Saat dikonfirmasi Bupati Batang Wihaji mengatakan, tema yang diangkat Pemkab Batang akan lebih menitikberatkan pada produk, investasi dan pariwisata yang bertujuan untuk menggali investasi dan meningkatkan kunjungan pariwisata untuk datang ke Batang sebagai Heaven Of Asia.

“Ada beberapa produk unggulan yang akan kita bawa untuk mengikuti expo ini. Antar lain Batik Rifaiyah Desa Kalipucang, Batik Warna alam, kerajinan kulit seperti Sepatu, tas, sabuk dan Jaket yang berada dari Desa Masin Warungasem,” jelas Wihaji, Jumat (6/7).

Ia  juga  mengatakan untuk promo pariwisata akan ditampilkan beberapa kesenian. Juga turut membagikan brosur peta wisata Batang. Dengan wana wisata seribu curugnya. Juga ada wisata Bukit Si Kuping yang menantang adrenalin untuk berselancar di udara dengan paralayang. Puncak Patran yang menarik untuk berswafoto serta wisata bahari pantai Sigandu Dan Ujungnegoro.

Sementara kepala itu Bagian Perekonomian Setda Batang Subiyanyo menjelaskan. Pada pelaksanaan expo tersebut Pemerintah Kabupaten Batang mengikutsertakan beberapa dinas terkait. Seperti Disperindagkop UKM, DPMPST dan Naker, Dinparpora, Bagian Perekonomian.

“Kami selain memperkenalkan potensi wisata, juga membawa serta bergai dinas terkait. Sehingga jika ada yang tertarik ke Batang, bisa langsung bertanya dan komuniaksi dengan terkait. Dari wisata, perizinan hingga masalah perekonomian,” ujarnya saat mendampingi Bupati. (han/bas)