Pemkab Siapkan Ruang Pamer Hasil UMKM  

210

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Pemkab Semarang akan menyiapkan ruang pamer terpadu bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan melalui ruang tersebut diharapkan pengembangan usaha akan berjalan maksimal dan membawa dampak positif yang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemkab Semarang telah melakukan kajian untuk menawarkan kerja sama pengelolaan Pusat Industri Kecil dan Kerajinan (PIKK) di Lopait Tuntang dengan Pemprov Jateng,” kata Ngesti, Jumat (6/7).

Saat ini PIKK Tuntang yang terletak di tepi jalan raya Tuntang-Solo dikelola secara penuh oleh Pemprov Jateng. “Kita akan usulkan agar PIKK Tuntang dapat dikelola oleh Pemkab Semarang untuk pengembangan UMKM,” katanya.

Apabila hal itu tidak disetujui, lanjutnya, beberapa kios yang saat ini kosong akan dikontrak oleh Pemkab Semarang. “Dari hasil kajian, biaya sewa itu masih terjangkau keuangan daerah,” katanya.

Jika rencana itu dapat terealisasi, ia memastikan akan ada pengembangan lintas sektoral terutama sektor pariwisata dan pertanian. Hal itu dikarenakan para pelaku UMKM dapat mengembangkan usahanya jika disinergikan dengan gerak pembangunan pariwisata dan dukungan bahan mentah dari sektor pertanian.

Kepala Diskumperindag Yosep Bambang Trihardjono menambahkan langkah yang dilakukan tersebut merupakan hal yang strategis untuk perkembangan UMKM di Kabupaten Semarang. “UMKM Kabupaten Semarang harus memiliki ciri khas agar bisa bersaing,” kata Yosep.

Ke depan, pihaknya akan lebih mensosialisasikan rencana Pemkab Semarang tersebut melalui diskusi-diskusi dengan para pelaku UMKM di Kabupaten Semarang. Hal itu untuk mensinergikan usaha para pelaku UMKM.

Kerjasama itu nantinya akan menciptakan situasi yang menguntungkan pengembangan usaha. “Saat ini masih terlihat terjadi persaingan tidak sehat antar pelaku UMKM terutama yang memiliki produk yang sama. Seharusnya dijalin kerjasama yang saling menguntungkan. Pemkab akan memfasilitasi dan butuh dukungan dari pelaku UMKM,” katanya.

Terpisah, salah seorang pelaku UMKM di Kabupaten Semarang, Mas Hadi Riyanto mengaku senang jika Pemkab Semarang dapat mewujudkan ruang pamer produk UMKM secara terpadu. Pengusaha tahu bakso ini berharap dukungan Pemkab dapat memajukan usahanya dan rekan-rekan pelaku UMKM lainnya. (ewb/bas)