33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Pantau Perkembangan Atlet Muda

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG –  Hari pertama pelaksanaan Kejurnas Jateng Open 2018 di Lintasan Atletik Trilomba Juang Semarang, Jumat (6/7) kemarin berlangsung ketat. Pada nomor lompat jauh putri, Ni Luh Mitayuni (PASI Denpasar) menempati urutan pertama dengan hasil lompatan 5,64 meter.

Runner up diraih oleh Irfa (Rajawali Kudus) dengan lompatan sejauh 5,59 meter disusul Nica Beta Ayu (PASI Sleman) dengan 5,43 meter. Kemudian pada lempar lembing, atlet Banyumas Kamila Nur Atina menjadi yang terbaik dengan lemparan 42,1 meter.

Posisi kedua diraih oleh Siti Nazilah (DKI Jakarta) mencatatkan lemparan 39,33 meter dan Nisa Elfata (Jabar) pada tempat ketiga dengan lemparan 39,06 meter. Selanjutnya pada nomor tolak peluru, Krisna Wahyu (Blora) keluar sebagai juara usai mencatatkan jarak 13,8 meter. Peringkat kedua menjadi milik Irfan Toni (Grobogan) dengan hasil 13,44 meter.

Kemudian pelari tim Kodam IV Diponergoro Anhar menjadi yang tercepat pada lomba lari 1.500 meter putra Anhar mencatatkan waktu 4 menit 15,150 detik. Posisi kedua ditempati Idam Halim (Kodam XII Tanjungpura/ 4 menit 17,40 detik) disusul Elisar Canashi (Riau/4 menit 20,28 detik).

Selain Kejurnas, sehari sebelumnya juga digelar Kejuaraan Atletik Antarkaresidenan se-Jateng putaran Grand Final U-18 yang berlangsung, Kamis (5/7). Ketua Harian Pengprov PASI Jateng Rumini mengungkapkan, Grand Final adalah ajang persaingan pada jawara di masing-masing eks karesidenan. Dengan demikian, mereka yang berlaga di even tersebut, adalah atlet terbaik.

”Kami memang menyiapkan program regenerasi atlet dengan model pembinaan dan kejuaraan. Di Kejurnas kami juga sangat mengapresiasi dengan jumlah peserta yang cukup banyak ini. Mereka adalah atlet terbaik dari masing-masing provinsi. Bahkan atlet nasional pun akan ikut berlomba pada kejuaraan ini. Ini sangat bagus untuk melihat sejauh mana perkembangan dan kemampuan atlet-atlet Jateng bersaing,” tutur Ketua Harian Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jateng Rumini di sela-sela lomba.

Sedangkan Ketua Umum KONI Jateng Subroto mengapresiasi langkah PASI Jateng yang menggulirkan grand final ini. Dia optimistis dengan cara tersebut, pembinaan berlanjut dan melahir atlet-atlet terbaik.

”Ini sebuah langkah yang strategis. Begitu mereka lolos di grand final, mereka akan mengukur diri pada kejurnas Jateng Open. Dengan demikian, kita bisa tahu sejauh mana daya saing atlet-atlet kita di kancah nasional,” ujar Subroto. (bas/zal)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Usung Tema Ekstrim, Hanya Sisakan Kap Depan

RADARSEMARANG.COM - Kreatifitas modifikator asal Semarang ternyata tidak kalah dengan luar negeri. Hasilnya pun tak bisa dipandang sebelah mata, seperti yang dilakukan Joko Priyono,...

Foto Palsu Sirkuit Mandalika

JawaPos.com – Indonesia sedang membangun Sirkuit Mandalika di Lombok. Pembangunan diperkirakan selesai pada 2020. Namun, di beberapa grup WhatsApp sudah bermunculan foto sirkuit dari...

Perkuat Pembinaan di Daerah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG -  Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jateng juga fokus memperkuat pembinaan di daerah. PASI Jateng akan menyelenggarakan kejuaraan atletik di tingkat...

Korban Banjir Butuh Bantuan

PEKALONGAN - Sejak banjir rob melanda Kota Pekalongan bagian pesisir pada Jumat (1/12), hingga kemarin masih banyak daerah yang terendam air. Warga sangat membutuhkan...

Kunjungi Presiden, Agnes Kena Hoax

JawaPos.com - Aktivitas selebriti kerap menjadi bahan untuk menciptakan kabar palsu. Kejadiannya nyata, tapi ditambahi cerita ngawur plus foto dan capture potongan video. Hasilnya...

PPDRI Tuntut Kenaikan Gaji

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Persatuan Perangkat Desa Republik Indonesia (PPDRI) meminta gaji perangkat desa setara dengan ASN golongan IIa. Mengingat pendidikan minimal perangkat desa bukanlah...