33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Dancing Fountain Tugu Muda Telan Rp 3,8 M

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Taman Tugu Muda Semarang kembali dipercantik.  Ikon Kota Semarang yang berisikan perjuangan warga Semarang melawan penjajah tersebut akan dilengkapi dancing fountain atau air terjun menari.

Kepala Bidang Pertamanan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Atik Nabila mengatakan untuk mempercantik Tugu Muda, pihaknya sudah megalokasikan dua paket pengerjaan yakni peningkatan taman dan perbaikan air mancur.

“Untuk peningkatan taman menelan anggaran Rp 200 juta, sementara pengerjaan air mancur dengan dancing fountain menelan biaya sebesar Rp 3,8 miliar,” katanya kemarin.

Pemasangan material dancing fountain di Tugu Muda sendiri sudah dilakukan sejak Mei lalu, sesuai kontrak kerja proyek tersebut bakal rampung pada 24 Agustus 2018. Secara kasat mata, pengerjaan air fisik air mancur memang tidak terlihat, namun menurut dia sedang dilakukan pemasangan mechanical electrical (ME). “Memang tidak kelihatan, fisiknya mungkin baru 20 persenan karena 80 persennya itu alatnya dan bulan ini rencananya sudah datang dan akan langsung dipasang,” ucapnya.

Terkait paket peningkatan taman, lanjut Atik, rencananya akan ditanam berbagai tamanan bunga, tidak ada penambahan pohon karena dikhawatirkan akan merusak estetika dan perwajahan dari Tugu Muda itu sendiri. “Peningkatannya hanya menambah tanaman perdu dan bunga hias agar nampak lebih cantik,” tuturnya.

Sementara itu, anggota komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono, mendukung langkah Pemerintah Kota Semarang dalam menata perwajahan kota. Namun dirinya berpesan agar simbol pejuangan masyarakat Semarang tersebut tetap dipertahankan keaslianya. “Simbolnya harus dipertahankan karena sebagai monumen, namun kalau dipercantik dengan air terjun menari kami mendukung,” ujarnya. (den/zal)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kereta Api Rawan Dilempari

WONOSOBO – Aksi pelemparan terhadap kereta api di jalur perlintasan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 5 Purwokerto masih saja terjadi. Aksi pelemparan menggunakan...

Dollar Naik, Margin Turun

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Penguatan nilai tukar dolar terhadap rupiah memberikan dampak pada sejumlah sektor industri. Salah satunya industri farmasi dengan bahan baku yang sebagian besar harus...

Bertemunya Umat Lintas Agama

RADARSEMARANG.COM - Klenteng Hok Tek Tong di Parakan, Temanggung, tak melulu hanya jadi tempat ibadah. Tapi juga bisa untuk tempat kegiatan sosial, bertemunya umat...

Gelapkan 25 Mobil Rental

SEMARANG – Menggelapkan 25 unit mobil rental, warga Jalan Mulawarman Timur, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, bernama Catur Prasetyo, 31, dibekuk aparat Polrestabes Semarang, Kamis...

“Urban Sky Cosmo” di Aston Inn Pandanaran

RADARSEMARANG.COM - MENYAMBUT Tahun Baru, Aston Inn Pandanaran Semarang mempersembahkan “Urban Sky Cosmo”, Minggu (31/12) mulai pukul 19.00 di Altitude Sky Lounge lantai 12...

Perangkat 9 Desa Belum Diikutkan BPJS

UNGARAN–Hingga kini masih ada sembilan desa yang perangkatnya belum menjadi BPJS Ketenagakerjaan. Hal itu dikatakan oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinas Permasdes) Kabupaten...