Budaya Gotong Royong Harus Dilestarikan

183
GOTONG ROYONG: Penutupan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat XV Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) ke-46 kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GOTONG ROYONG: Penutupan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat XV Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) ke-46 kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Nilai-nilai gotong royong yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat Kabupaten Pekalongan perlu dilestarikan untuk mempekuat intregrasi sosial masyarakat di desa dan kelurahan serta memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, Mukaromah Syakoer, dalam acara Penutupan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat XV Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) ke-46, dan Festival Jajan Rakyat Tingkat Kabupaten Pekalongan, Lapangan Kompi Senapan, Wonopringgo, Jumat  (6/7) kemarin.

Mukaromah Syakoer mengungkapkan bahwa gotong royong, merupakan kegiatan kerjasama masyarakat dalam berbagai bidang pembangunan.”Kegiatan bulan bakti ini, merupakan salah satu program unggulan dari pemerintah dan memiliki nilai historis, politis dan strategis dalam proses manajemen yang terbaik baik pada masyarakat desa dan kelurahan, dalam berkehidupan bermasyarakat , berbangsa dan bernegara,” ungkap Sekda.

Sekda juga mengatakan melalui kegiatan gotong royong yang tumbuh dan berkembang diharapkan menjadi gerakan bagi seluruh lapisan masyarakat agar proses pembangunan semakin lebih baik. Sehingga dapat meningkatkan semangat kebersamaan, kekeluargaan , kegotongroyongan dan keswadayaan masyarakat dalam pembangunan.

Menurutnya dengan meningkatkan keperdulian dan peran serta masyarakat, dalam upaya membangun keluarga kecil bahagia dan sejahtera, serta meningkatkan ketahanan keluarga sebagai dalam mempersiapkan sumberdaya manusia yang tangguh. “Serta meningkatkan rasa memiliki dan tanggungjawab masyarakat, terhadap hasil-hasil pembangunan yang selama ini kita bangun,” kata Mukaromah.

Mokaromah juga menegaskan bahwa setiap kegiatan padat karya, untuk dilaksanakan secara gotong royong dengan masyarakat. Demikian juga  PKK sebagai gerakan memberdayakan keluarga, diperlukan agar dapat mendukung keberdayaan masyarakat dalam mendayagunakan potensi dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.

“Salah satu tujuan dari gerakan PKK adalah membangun kepribadian dari tingkat kecil yaitu keluarga. Melalui penutupan acara ini mari kita wujudkan Gotong Royong Kembangkan Inovasi Kabupaten Pekalongan” tegas Sekda. (thd/bas)