ATCS Belum Optimal 

128

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Operasional Area Traffic Control System (ATCS) belum bisa dilakukan secara optimal karena pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) belum menyerahkan aset ATCS kepada Dishub Kota Salatiga. Selian itu Dishub juga kekurangan pegawai untuk menangani operasional ATCS.

“Hingga saat ini, aset ATCS yang dipasang di ruangan eks Kantor Bagian Humas Setda Kota Salatiga belum diserahkan ke kami. Disamping itu, tenaga untuk operasional ATCS juga kurang. Jadi kami belum bisa mengoperasionalkan ATCS secara optimal,” kata Kabid Lalulintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga Adi Wibowo kepada wartawan.

ATCS merupakan bantuan Kemenhub. ATCS dibangun dengan anggaran APBN 2018 senilai sekitar Rp 3 miliar dan diresmikan pada 11 Juni 2018 lalu. Namun dalam beberapa hari ini, ruangan ATCS tutup.

Menurut dia, pada operasional awal ATCS, Dishub Kota Salatiga membutuhkan pendampingan dari Kemenhub, khususnya untuk penanganan saat terjadi kemacetan parah. “Tenaga kami masih harus belajar untuk menangani kemacetan melalui ATCS. Karena itu, kami butuh pendampingan dari Kemenhub,” imbuhnya.

Saat ditanya mengenai upaya yang akan dilakukan Dishub untuk optimalisasi operasional ATCS, Adi menambahkan, Dishub akan melakukan rekrutmen tenaga kontrak. Adapun jumlah tenaga yang dibutuhkan masih dalam kajian. “Saat ini, baru ada empat pegawai yang menangani operasional ATCS. Kalau operasional dioptimalkan 24 jam setiap hari, empat orang pegawai jelas tidak mampu. Maka dari itu, kami akan merekrut tenaga kontrak,” tandasnya.

Sementara, Sekretaris Dishub Kota Salatiga Kusumo Adji menambahkan, selain melakukan rekrutmen tenaga kontrak, Dishub juga akan menambah jaringan CCTV yang terkoneksi dengan ATCS di empat titik. Rencananya, pengadaan jaringan CCTV tersebut akan dilaksanakan pada APBD perubahan 2018.

“Perhitungan kami, satu titik membutuhkan anggaran sekitar Rp1 miliar. Kalau empat titik, anggaran yang dibutuhkan Rp 4 miliar. Ini akan kami usulkan ke tim anggaran Pemkot Salatiga,” tandasnya. (sas/bas)

Silakan beri komentar.