AKROBATIK: Aksi freestyler Sayer asal Afrika Selatan di halaman Balai Kota Semarang. (bawah) Para pejabat Pemkot Semarang berfoto dengan freestyler saat pra event MXGP, kemarin. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AKROBATIK: Aksi freestyler Sayer asal Afrika Selatan di halaman Balai Kota Semarang. (bawah) Para pejabat Pemkot Semarang berfoto dengan freestyler saat pra event MXGP, kemarin. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Event otomotif MXGP seri ke-13 siap digelar di Kota Semarang mulai Jumat (6/7) hari ini hingga Minggu (8/7) besok. Sebagai pra event, Kamis (5/7) siang, tiga stun rider atau freestyler bersama komunitas pecinta motor Semarang melakukan ajang pemasanan berupa rolling thunder dari Sirkut BSB Mijen ke Balai Kota Semarang untuk mengenalkan event akbar tersebut ke masyarakat.

Di  halaman balai kota, 3 freestyler dari luar negeri, yakni Kalvis dari Latvia, Sayer dari Afrika Selatan, dan William dari Belgia menggelar sejumlah aksi menantang maut dan menunjukkan keahliannya di atas kuda besi mereka. Aksi seperti wheely, burn out, stoppie ditampilkan ketiganya dengan indah. Event tersebut sukses menyedot perhatian warga, wisatawan lokal maupun asing yang sudah tiba di Kota Semarang.

Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Tengah, Bambang Mintosih, mengatakan, jika sehari sebelum event akbar MXGP, sejumlah hotel mengalami kenaikan okupansi lantaran wisatawan sudah mulai memesan kamar selama tiga hari ke depan bertepatan dengan dimulainya MXGP.

“Beberapa hotel bintang 2 sampai bintang 5 full okupansi berkat ajang ini,” katanya di Balai Kota Semarang, Kamis (5/7).

Pria yang akrab disapa Benk Mintosih ini memprediksi akan ada peningkatan okupansi di sejumlah hotel lainnya. Sebab, puncak kegiatan MXGP di Kota Semarang akan diselenggarakan pada Minggu (8/7) mendatang. Selain itu, kata dia, masih banyak hotel di Semarang yang siap menampung wisatawan yang akan menonton acara tersebut. “Kami berharap akan ada penambahan wisatawan pada puncak acara nanti,”harapnya.

Persiapan Pemkot Semarang mendukung diselenggaranya MXGP itu pun sudah maksimal, bahkan disebutkan sirkuitnya menjadi yang terbaik se-Asia Tenggara. Sebab, dari seluruh tribun yang disediakan, penonton bisa melihat aksi crosser dunia dengan jelas.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengaku optimistis jika event otomotif MXGP ini akan meningkatkan jumlah wisatawan di Kota Semarang lebih tinggi dari biasanya. “Kalau melihat animo masyarakat baik dari dalam kota atau luar kota, serta lokal maupun mancanegara pastinya optimistis kalau MXGP ini dapat menjadi daya tarik orang untuk datang ke Semarang,” katanya.

Pria yang akrab disapa Hendi ini pun optimistis jika wisatawan yang datang ke Kota Semarang akan terus meningkat hingga puncak pelaksanaan MXGP seri ke-13, Minggu (8/7) besok.

“Tidak hanya okupansi hotel tentu saja parameternya, peningkatan kunjungan ke restoran, kafe, pusat perbelanjaan, serta tempat wisata di Kota Semarang juga jadi target untuk diupayakan,” tambahnya.

Freestyler asal Afrika Selatan, Sayer, usai melakukan rolling thunder dan aksi freestyle di halaman Balai Kota Semarang mengaku sangat senang dengan sambutan warga Semarang yang sangat antusias. Menurut dia, sambutan tersebut tidak pernah ia rasakan pada seri-seri sebelumnya.

“Saya tidak sabar untuk menghibur. Fans motorcross di Semarang sangat banyak, mereka sangat antusias, bahkan saat rolling thunder tadi, kami disambut oleh warga Semarang yang turun kejalan,” ucapnya. (den/aro)