HASIL REKAP: Rapat pleno hasil rekapitulasi perolehan suara Pilgub Jateng 2018 tingkat Kota Semarang, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HASIL REKAP: Rapat pleno hasil rekapitulasi perolehan suara Pilgub Jateng 2018 tingkat Kota Semarang, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Tingkat partisipasi masyarakat Kota Semarang pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng 27 Juni lalu mencapai 72,80 persen. Angka partisipasi masyarakat tersebut, diklaim lebih tinggi dari Pilgub 2008 dengan partisipasi pemilih hanya 62 persen, Pilgub 2013 hanya 61 persen, dan Pilwalkot 2015 hanya 65,43 persen.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Henry Wahyono, mengatakan, pada Pilgub 2018 kemarin, jumlah warga yang menggunakan hak pilihnya tercatat sebanyak 811.505 suara. Jumlah tersebut berasal total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 1.114.643 jiwa

“Jumlah pemilih yang memberikan suaranya itu terdiri atas suara sah 786.656, dan tidak sah 24.849, secara keseluruhan partisipasinya mencapai 72,80 persen,” katanya usai rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perolehan suara Pilgub Jateng 2018 tingkat Kota Semarang di Gedung Moch Ihsan Kompleks Balai Kota, Kamis (5/7).

Dari partisipasi masyarakat tersebut, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng nomor urut 1, yakni Ganjar Pranowo-Taj Yasin mendapatkan 557.289 suara. Sedangkan pasangan nomor urut 2, Sudirman Said – Ida Fauziyah meraih 229.367 suara. “Dibanding pilkada sebelumnya, partisipasi masyarakat kemarin cukup tinggi, dan memecahkan rekor,” ucapnya.

Tingginya partisipasi masyarakat, lanjut dia, diprediksi terjadi karena sosialisasi masif yang dilakukan oleh KPU melalui media maupun pemasangan  alat peraga kampanye di tingkat kecamatan sampai kelurahan. Juga adanya gerakan rekam E-KTP yang dilakukan KPU dan Dispendukcapil, yang hasilnya sangat baik. Dalam 10 hari bisa merekam hingga 5.900 jiwa.“Bahkan permintaan formulir A5 yang saat itu bisa terlayani 200 orang per hari,” tambahnya.

Dalam rapat pleno kemarin, dihadiri seluruh saksi masing-masing pasangan calon, pemkot, Panwaslu, seluruh PPK, Kapolrestabes, Dandim, dan Camat.  Rencananya, hasil rapat pleno rekapitulasi tersebut, KPU Kota Semarang akan langsung menyerahkan kotak suara dan hasil rekap ke KPU Provinsi Jateng untuk nanti direkap kembali perolehan suara tingkat provinsi. “Setelah ini, akan kami serahkan ke KPU Provinsi untuk tahapn rekapilutasi tingkat provinisi,” katanya.

Menanggapi tingginya partisipasi pemilih, Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi mengaku sangat mengapresiasi kinerja penyelenggara pemilu. “Tentu patut diapresiasi, karena partisipasi masyarakat sangat tinggi, selain itu juga keamanan dan kondusivitas kota bisa terjaga,” katanya. (den/aro)