33 C
Semarang
Minggu, 5 Juli 2020

Optimalkan Pelayanan Lewat Perizinan Digital

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Sebagai komitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung penerapan e-government di lingkungan Pemkot Pekalongan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melaunching pelayanan perizinan secara digital.

“Perizinan digital merupakan salah satu bentuk pelayanan secara online untuk mewujudkan transparansi dan inovasi serta membentuk kualitas pelayanan yang cepat, tepat dan akuntabel,” jelas Kepala DPMPTSP Kota Pekalongan, Supriono, Kamis (5/7).

Dijelaskan, produk dari izin digital nanti berupa softcopy dalam format PDF yang dikirim melalui email pemohon. Sehingga menghemat banyak biaya, karena paperless, juga tidak perlu mengirim lewat pos seperti sebelumnya.

Pemkot Pekalongan sambungnya, telah membuka 7 jenis izin dan non perizinan secara digital dari total 69 perizinan. Tujuh perizinan yang dilaunching pemkot adalah SIUP, TDP, SLSH, SPKP, SPPIRT, Izin rumah kos dan izin warnet. Sedangkan 69 perizinan yang lainnya di harapkan pada tahun 2019 akan segera menyusul untuk bisa menjadi perizinan digital.

Pemohon bisa mendaftar secara online melalui sakpore.pekalongankota.go.id, setelah itu data pemohon akan diverifikasi. Perbedaan mendasar dari perizinan online dan digital terletak pada tanda tangan digital dan juga hasilnya yang akan dikirim melalui email sehingga mencegah pemalsuan dokumen izin.

Dengan adanya perizinan digital tersebut, proses yang dibutuhkan akan semakin cepat yaitu  berkisar antara 3-5 hari kerja. “Pemohon dan pihak yang terkait seperti perbankan tidak perlu merasa khawatir akan keabsahan dokumen dan tanda tangan digital karena perizinan digital telah mempunyai landasan hukumnya yaitu Peraturan Walikota Pekalongan No.35 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan dan Non Perijzinan secara Elektronik melalui Sakpore di Kota Pekalongan,” terangnya.

Wali Kota Pekalongan Saelany, berharap, adanya perizinan digital, pelayanan publik di Kota Pekalongan, akan semakin memuaskan masyarakat secara luas serta ke depannya perekonomian menjadi maju melalui para investor yang semakin dipermudah untuk membuat izin usaha di Kota Pekalongan.

“Semoga masyarakat Pekalongan bisa dilayani lebih baik, dengan adanya inovasi pelayanan seperti ini,” ucap Saelany.(han/zal)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Plt Gubernur di Simpang Lima, Sekda di MAJT

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pelaksana Tugas Gubernur Jawa Tengah Drs H Heru Sudjatmoko MSi, dijadwalkan akan melaksanakan salat Idul Fitri di Lapangan Pancasila Simpang Lima,...

Rawat Lansia yang Hatinya Teraniaya

Tidak banyak yang tahu bahwa rumah sederhana di ujung Jalan Pahlawan, di Kampung Boton, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, itu, merupakan penampungan bagi lansia...

Pemerintah Perlu Beri Kemudahan Pelaku UMKM

DEMAK- Pemerintah diminta lebih peduli dengan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), termasuk di Demak ini. Bantuan dapat berupa pengenalan inovasi teknologi dan...

Rupiah Simbol Kedaulatan RI

RADARSEMARANG.COM, TEGAL - Negara melalui Bank Indonesia (BI) terus memperkenalkan uang Rupiah sebagai alat pembayaran sah, dan sebagai simbol kedaulatan Republik Indonesia kepada masyarakat,...

Arus Pendek Listrik, Dua Rumah Terbakar

DEMAK-Kebakaran hebat kemarin menimpa dua rumah di Desa Tanjunganyar, Kecamatan Gajah. Yaitu, rumah milik Makhali, 40, dan Makhrus, 35, warga RT 1 RW 3....

Dua Residivis Curanmor Didor

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menjalankan aksinya di wilayah Pantura Demak dan sekitarnya terpaksa ditembak di bagian kaki oleh petugas. Menurut...