Lupa Matikan Kompor, Rumah Terbakar

389

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Rumah milik Ny Tesanika, 50, warga Jalan Ki Penjawi, Sidorejo Lor, Salatiga ludes terbakar, Rabu ( 4/7) malam sekitar pukul 22.00. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Sedangkan penyebab kebakaran yang menghebohkan warga ini diduga kuat karena kompor yang lupa dimatikan. Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, kejadian bermula ketika korban yang tinggal di rumah seorang diri ini membuat roti yang menjadi mata pencahariannya setiap hari. Saat itu ia sedang membuat roti dan posisi kompor gas menyala. Karena kecapaian, korban ketiduran.

Tidak berapa lama korban kaget dan terbangun karena mengetahui tiba-tiba api di kompor gas membesar hingga menyambar ke ruangan dapur. Korban yang saat itu sudah terbangun, langsung berlari keluar rumah sembari teriak-teriak minta tolong. Korban bahkan sempat menyelamatkan sepeda motor miliknya.

Api lebih cepat menjalar karena malam itu angin bertiup kencang. Jago merah dengan cepat menjalar dan membakar bangunan loteng permanen tersebut. Tak ketinggalan warga juga menyelamatkan peralatan salon milik Arum yang berhimpitan dengan rumah korban. “Sebelum api membesar sempat terdengar suara ledakan yang diduga dari kompor gas. Setelah itu api membesar,” kata Arum pemilik salon yang menempati bangunan depan rumah miliki Tesanika.

Tak lama kemudian lima mobil pemadam kebakaran dari Pemkot Salatiga datang bergantian untuk memadamkan kobakaran api. Petugas sempat kewalahan karena angin pada malam itu bertiup sangat kencang. Namun setelah dua jam kemudian, api berhasil dipadamkan.

Sementara Tesanika sendiri karena rumahnya ludes, untuk sementara ia menumpang di rumah kerabatnya. Selama ini ia hidup sendirian, anak tunggalnya tinggal di Jakarta.

Kapolres Salatiga AKBP Yimmy Kurniawan mengatakan, petugas datang ke lokasi guna pengamanan lokasi dan mempermudah mobil pemadam kebakaran melakukan pemadaman. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun dugaan kuat karena kompor. (sas/bas)