Jembatan Kalibulanan Mendesak Diperbaiki

105
MEMPRIHATINKAN: Jembatan Kalibulanan di Desa Sendangdawung kondisinya memprihatinkan dan membahaykan warga yang melintas. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MEMPRIHATINKAN: Jembatan Kalibulanan di Desa Sendangdawung kondisinya memprihatinkan dan membahaykan warga yang melintas. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Jembatan Gantung Sungai Kalibulanan di Desa Sendangdawung, Kecamatan Kangkung, kondisinnya memprihatinkan. Selain lantai jembatan yang berlubang, banyak kayu yang sudah mulai rapuh dan darurat untuk segera dilakukan peremajaan.

Akibat kondisi tersebut, banyak warga yang merasa was-was saat melintas di atas jembatan Kalibulanan. Sebab, jika tidak hati-hati bisa terpersosok lubang akibat kayu yang mulai rapuh. Jembatan Kalibulanan merupakan satu-satunya akses penghubung warga di lima desa. Yakni Desa Sendangdawung, Laban, Karangmalang, Sendangkulon dan Sendangsikucing.

Salah satu tokoh masyarakat, Mardi, mengatakan, jembatan gantung tersebut dibangun pada masa zaman Belanda. Yakni dahulunya berfungsi sebagai rel untuk jalur pengangkut tebu ke Pabrik Gula Cepiring. Namun sekarang jebatan dipasang kayu agar bisa dilewati warga. “Banyak kayu yang lapuk karena termakan usia yang terkena panas dan terik. Kami para warga meminta jembatan dibangun secara permanen dengan cara dibeton,” katanya, kemarin (5/7).

Dikatakan Mardi, jembatan memiliki panjang lebih kurang 150 meter dengan lebar dua meter.  Meskipun kecil, tapi ini akses perekonomian. Warga mengangkut hasil pertanian tidak was-was saat melewatinya.

Warga lainnya, Adibul Farah mengaku kondisi jembatan memang sudah lama sekali belum diperbaiki. “Warga selama ini swadaya sendiri untuk menganti papan yang sudah mulai lapuk,” akunya.

Menanggapai kondisi jembatan itu, anggota DPRD Kendal Munawir mengatakan, dirinya bersama perwakilan beberapa desa sudah meninjau jembatan gantung Kalibulanan tersebut. Dikatakan lalulintas warga yang melewati jembatan tersebut sangat padat.

Melihat sangat vitalnya jembatan itu sebagai penghubung lima desa, pihaknya akan mengusulkan agar dialokasikan anggaran perbaikan jembatan di APBD Perubahan atau APBD 2019. “Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat sehingga harus segera diperbaiki agar masyarakat yang lewat nyaman,” tambahnya. (bud/bas)

Silakan beri komentar.