Desak Waskita Tanggung Jawab

143
PROTES : Kondisi jalan rusak di sepanjang ruko Desa Bojong Minggir menuju Sragi, karena dilalui truk bermuatan berat. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)
PROTES : Kondisi jalan rusak di sepanjang ruko Desa Bojong Minggir menuju Sragi, karena dilalui truk bermuatan berat. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN Kondisi jalan raya Bojong-Sragi memprihatinkan. Rusak parah. Membuat tak nyaman pengendara, utamanya roda dua. Faktor utama penyebab kerusakan jalan adalah sering dilalui truk bermuatan melebihi tonase.

Berdasar informasi di lapangan, paling sering melewati akses tersebut adalah truk milik PT Waskita dan PT Sumber Mitra Jaya (SMJ). Warga sekitar pun menuntut agar dua perusahaan tersebut bertanggungjawab memperbaiki jalan. Namun hal tersebut rupanya tidak begitu direspon. Sampai sampai warga melayangkan protes dengan menutup jalan dan memberi tulisan Waskita Mana Tanggung Jawabmu.

Pengurus RW 09 Desa Bojong Minggir, Kecamatan Bojong, Khambali, mengungkapkan bahwa rusaknya jalan Desa Bojong Minggir karena sering dilalui oleh truk pengangkut material milik PT Waskita dengan PT SMJ selama setahun terakhir.

Menurutnya kedua rekanan proyek jalan tol tersebut, harusnya bersama-sama memperbaiki jalan rusak tersebut. Namun selama ini dua perusahaan tersebut terkesan saling lempar tanggung jawab.

“Truk milik PT Wasikita setiap kali melewati jalan raya Desa Bojong Minggir, selalu membawa muatan tanah urug dalam jumlah besar, sedang truk milik PT SMJ menggunakan jalan raya Desa Bojong Minggir dalam keadaan kosong,” katanya.

Pihaknya memint kedua perusahaan tersebut tanggung jawab. Karena jika dibiarkan tanpa ada penanganan, dapat menimbulkan korban lebih banyak lagi.

“Karena setiap hari ada korban, maka kami warga di sekitar Ruko Bojong Minggir, sepakat memblokade jalan ini untuk mengurangi korban kecelakaan, dan agar warga hati-hati,” kata Khambali.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang, Kabupaten Pekalongan, Wahyu Kuncoro, menegaskan PT Waskita dengan PT SMJ, harus duduk bersama untuk berbagi tanggung jawab.

“Kami sudah mengundang kedua rekanan PT Waskita dengan PT SMJ, untuk saling berbagi tanggung jawab dalam memperbaiki kerusakan jalan Desa Bojong Minggir, namun hingga kini keduanya masih saling tuding,” tegas Wahyu.(thd/zal)