Tingkatkan Kualitan ASN Untuk Pelayanan Optimal

262
SAMBUT : Wali Kota Pekalongan H.M Saelany Machfudz, berharap aparatur pemerintah bisa berperan penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
SAMBUT : Wali Kota Pekalongan H.M Saelany Machfudz, berharap aparatur pemerintah bisa berperan penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, menggelar pendidikan pelatihan (Diklat) peningkatan kompetensi dan motivasi kepada 40 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gedung Diklat, Rabu (4/7). Hal tersebut untuk mewujudkan sumber daya aparatur yang berkualitas.

Wali Kota Pekalongan H.M Saelany Machfudz, mengatakan bahwa seorang aparatur pemerintah mempunyai peranan penting dalam keberhasilan pengelolaan administrasi pemerintah. Sebab administrasi pemerintahan mustahil dijalankan oleh aparatur yang tidak memiliki kompetensi teknis dan wawasan yang memadai terkait dengan tugasnya.

“Penyelenggaraan diklat ini merupakan salah satu upaya penting dalam membentuk sumber daya manusia aparatur pemerintah berkualitas yang mempunyai kompetensi memadai dalam bidang kepegawaian,” terangnya.

Adanya Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017  menguatkan implementasi sistem merit dalam manajemen birokrasi yang mencakup sejumlah hal yakni manajemen SDM, efisien, seleksi dan promosi secara kompetitif, penggajian dan tunjangan, serta pemberian reward (penghargaan) kepada pegawai berbasis kinerja.

“Manajemen PNS sebagai sistem pengelolaan aparatur sipil negara dapat menghasilkan pegawai yang profesional, memiliki nilai dasar dan etika profesi,” tambahnya.

Wali kota berharap dengan kegiatan diklat ini ke depan peserta  dapat meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap aparatur pengelola kepegawaian dalam melaksanakan pekerjaannya secara profesional yang dilandasi kedisiplinan dan etika ASN.

“Saya harap setelah mengikuti diklat ini peserta dapat memberikan perubahan yang signifikan dalam mewujudkan aparatur pengelola kepegawaian yang handal, profesional dan bermutu,” harapnya

Kepala Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Informasi Pegawai, Titik Wahyuni,  mengatakan, diklat yang digelar Badan Kepegawaian tersebut selama 4 hari dan diikuti 40 ASN .

“Untuk tanggal 4 sampai dengan 5 Juli pembelajaran klasial. dan tanggal 8 sampai dengan 9 Juli pembelajaran non klasial atau observasi lapangan,” terangnya.

Sebagai narasumber dihadirkan dari Badan Kepegawaian Negara Regional 1 Yogyakarta dengan materi diantaranya formasi dan pengadaan pegawai, pengangkatan dalam jabatan, penilaian angka kredit. (han/zal)