33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Nasdem Usung Dua Bacaleg Selebriti di Jateng

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Popularitas masih dianggap sebagai modal utama dalam memenangkan kursi wakil rakyat. Karena itulah, Partai Nasdem banyak menggandeng kalangan selebriti yang sudah dikenal untuk menjadi calon legislatif (caleg) dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

Rabu (4/7) kemarin, dua bakal calon legislatif (bacaleg) dari kalangan entertaint diperkenalkan kepada jajaran redaksi Jawa Pos Radar Semarang. Keduanya, Hans Christian Hosman dan Miranda Vera. Hans akan maju dalam Pileg DPR RI dari Dapil VI Jateng, yakni Purworejo, Wonosobo, Temanggung, dan Kota/Kabupaten Magelang. Sedangkan Miranda akan berlaga di Dapil V yang meliputi Solo, Klaten, Karanganyar, Boyolali, Sukoharjo dan Wonogiri.

Hans Hosman mengaku sudah mantap untuk maju dalam Pileg 2019 mendatang. Ia mengaku dengan modal 11 tahun terjun di dunia entertaint, membuatnya optimistis bisa terpilih menjadi wakil rakyat. “Saya tertarik ikut serta dalam kontestasi politik, karena sebagai seorang  pemuda, saya ingin mengasah semangat sosial dan semangat kebangsaan. Nah, salah satu jalur dalam mewujudkan semua itu ya dengan ikut ambil peran dalam memperjuangkan hak-hak dan aspirasi masyarakat di kursi parlemen,” ujar lajang kelahiran Surabaya, 27 Desember 1989 ini saat berkunjung ke kantor redaksi Jawa Pos Radar Semarang Jalan Veteran 55, Rabu (4/7).

Sesuai latar belakangnya sebagai artis sinetron dan FTV, Hans memilih Jateng sebagai daerah pemilihan, karena ia ingin mengangkat dunia perfilman provinsi ini. “Karena saya lihat Jateng ini menyimpan potensi perfilman yang luar biasa. Sayangnya, belum banyak dikenal. Kemarin ada film pendek berjudul Prenjak yang juara di Perancis. Film itu karya sineas Jateng. Ada juga aktor Anto Galon, yang film pendeknya sempat bikin heboh,” katanya.

Untuk persiapan Pileg mendatang, Hans mengaku akan menggerakkan mesin politiknya dengan sasaran kaum perempuan dan pemilih pemula ataupun generasi milenial.”Kebetulan FTV saya di Indosiar banyak digemari ibu-ibu. Itu akan menjadi modal saya dalam mendapatkan suara dalam Pileg mendatang,” katanya sambil tersenyum.

Sedangkan Miranda mengaku siap terjun ke lapangan untuk mendulang suara di wilayah Solo Raya. Ia mengaku, sejauh ini masih melakukan persiapan dalam pendaftaran caleg. “Wilayah Solo Raya memang berat, tapi saya optimistis bisa bersaing di Dapil V,” ujar atlet taekwondo ini.

Direktur Digital Media Research Center (DMRC) Media Grup, Edi Hidayat, mengatakan, dalam Pileg 2019, Partai Nasdem optimistis mampu meningkatkan jumlah kursi wakil rakyat, baik DPRD Kota/Kabupaten, DPRD Provinsi maupun DPR RI. “Melihat hasil Pilkada serentak lalu, di mana banyak kader kita yang terpilih menjadi kepala daerah, kami optimistis dalam Pileg kami akan banyak mendapatkan kursi,” katanya.

Dikatakan, dalam Pileg 2019, Partai Nasdem menargetkan meraih minimal 1 kursi DPR RI, 2 kursi DPRD Provinsi, dan 1 kursi DPRD Kota/Kabupaten di setiap dapil. “Kalau di Jateng ada 13 dapil, ya setidaknya kami akan mendapatkan 13 kursi DPR RI dan 26 kursi DPRD Provinsi. Sedangkan untuk DPRD Kota/Kabupaten setidaknya meraih 1 kursi di setiap dapil,” ujarnya optimistis. (aro)

Berita sebelumya9 Penipuan Seleksi Akpol Ditindak Tegas
Berita berikutnyaDirenovasi

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Jadi Wadah Kelompok Usaha Berkreasi

SEMARANG - Tangan Terampil merupakan kelompok usaha bersama yang bergerak di bidang pemberdayaan usaha kecil menengah, khususnya bagi para pelaku bisnis. Franssisca Nugraheni yang...

Hari ini, 33.853 Haji Pulang ke Tanah Air

SEMARANG - Hari ini, Kamis (7/9), sebanyak 33.853 haji dengan empat kloter jamaah haji embarkasi Solo pulang dari Arab Saudi dan mendarat di Bandara...

Gerakkan Ekonomi Warga Lewat Balkondes

MUNGKID – Desa Wanurejo Kecamatan Borobudur Magelang, kini memiliki Balai Ekonomi Desa (Balkondes) yang menjadi binaan bank BNI. Sebelumnya juga telah dirintis program Kampung...

Koramil Wedung Wujudkan Hunian Sehat

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Koramil 06 Wedung turut serta membantu warga membangun jamban di lingkungan Desa Jungpasir dan Ruwit, Kecamatan Wedung. Ini dilakukan dalam rangka gerakan...

Hoax Foto Rakyat Tiongkok Urus DPT

JawaPos.com - Disinformasi menyertai foto sejumlah warga Tionghoa yang berada di kantor KPU Kota Surabaya. Foto itu diberi narasi bahwa orang-orang dari Tiongkok sedang...

Juga Siapkan Siswa Siap Kuliah

WONOSOBO--Anggapan sekolah SMK hanya mencetak manusia siap kerja rupanya mulai bergeser. Hal itu terlihat dari banyaknya lulusan SMK yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Sebagian...