Nasdem Usung Dua Bacaleg Selebriti di Jateng

234
MODAL POPULARITAS: Dua Bacaleg Partai Nasdem Miranda Vera dan Hans Christian Hosman didampingi Direktur Digital Media Research Center (DMRC) Media Grup, Edi Hidayat, berfoto bersama dengan General Manager Jawa Pos Radar Semarang Iskandar, Pemimpin Redaksi Arif Riyanto dan Redaktur Pelaksana Ida Norlayla, kemarin. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MODAL POPULARITAS: Dua Bacaleg Partai Nasdem Miranda Vera dan Hans Christian Hosman didampingi Direktur Digital Media Research Center (DMRC) Media Grup, Edi Hidayat, berfoto bersama dengan General Manager Jawa Pos Radar Semarang Iskandar, Pemimpin Redaksi Arif Riyanto dan Redaktur Pelaksana Ida Norlayla, kemarin. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Popularitas masih dianggap sebagai modal utama dalam memenangkan kursi wakil rakyat. Karena itulah, Partai Nasdem banyak menggandeng kalangan selebriti yang sudah dikenal untuk menjadi calon legislatif (caleg) dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

Rabu (4/7) kemarin, dua bakal calon legislatif (bacaleg) dari kalangan entertaint diperkenalkan kepada jajaran redaksi Jawa Pos Radar Semarang. Keduanya, Hans Christian Hosman dan Miranda Vera. Hans akan maju dalam Pileg DPR RI dari Dapil VI Jateng, yakni Purworejo, Wonosobo, Temanggung, dan Kota/Kabupaten Magelang. Sedangkan Miranda akan berlaga di Dapil V yang meliputi Solo, Klaten, Karanganyar, Boyolali, Sukoharjo dan Wonogiri.

Hans Hosman mengaku sudah mantap untuk maju dalam Pileg 2019 mendatang. Ia mengaku dengan modal 11 tahun terjun di dunia entertaint, membuatnya optimistis bisa terpilih menjadi wakil rakyat. “Saya tertarik ikut serta dalam kontestasi politik, karena sebagai seorang  pemuda, saya ingin mengasah semangat sosial dan semangat kebangsaan. Nah, salah satu jalur dalam mewujudkan semua itu ya dengan ikut ambil peran dalam memperjuangkan hak-hak dan aspirasi masyarakat di kursi parlemen,” ujar lajang kelahiran Surabaya, 27 Desember 1989 ini saat berkunjung ke kantor redaksi Jawa Pos Radar Semarang Jalan Veteran 55, Rabu (4/7).

Sesuai latar belakangnya sebagai artis sinetron dan FTV, Hans memilih Jateng sebagai daerah pemilihan, karena ia ingin mengangkat dunia perfilman provinsi ini. “Karena saya lihat Jateng ini menyimpan potensi perfilman yang luar biasa. Sayangnya, belum banyak dikenal. Kemarin ada film pendek berjudul Prenjak yang juara di Perancis. Film itu karya sineas Jateng. Ada juga aktor Anto Galon, yang film pendeknya sempat bikin heboh,” katanya.

Untuk persiapan Pileg mendatang, Hans mengaku akan menggerakkan mesin politiknya dengan sasaran kaum perempuan dan pemilih pemula ataupun generasi milenial.”Kebetulan FTV saya di Indosiar banyak digemari ibu-ibu. Itu akan menjadi modal saya dalam mendapatkan suara dalam Pileg mendatang,” katanya sambil tersenyum.

Sedangkan Miranda mengaku siap terjun ke lapangan untuk mendulang suara di wilayah Solo Raya. Ia mengaku, sejauh ini masih melakukan persiapan dalam pendaftaran caleg. “Wilayah Solo Raya memang berat, tapi saya optimistis bisa bersaing di Dapil V,” ujar atlet taekwondo ini.

Direktur Digital Media Research Center (DMRC) Media Grup, Edi Hidayat, mengatakan, dalam Pileg 2019, Partai Nasdem optimistis mampu meningkatkan jumlah kursi wakil rakyat, baik DPRD Kota/Kabupaten, DPRD Provinsi maupun DPR RI. “Melihat hasil Pilkada serentak lalu, di mana banyak kader kita yang terpilih menjadi kepala daerah, kami optimistis dalam Pileg kami akan banyak mendapatkan kursi,” katanya.

Dikatakan, dalam Pileg 2019, Partai Nasdem menargetkan meraih minimal 1 kursi DPR RI, 2 kursi DPRD Provinsi, dan 1 kursi DPRD Kota/Kabupaten di setiap dapil. “Kalau di Jateng ada 13 dapil, ya setidaknya kami akan mendapatkan 13 kursi DPR RI dan 26 kursi DPRD Provinsi. Sedangkan untuk DPRD Kota/Kabupaten setidaknya meraih 1 kursi di setiap dapil,” ujarnya optimistis. (aro)