Komisi C Minta Pembangunan Jalan Dikebut

140
SIDAK JALAN: Kondisi Jalan Pegandon-Patebon yang terlambat dikerjakan pembangunannya saat disidak komisi C DPRD Kendal. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIDAK JALAN: Kondisi Jalan Pegandon-Patebon yang terlambat dikerjakan pembangunannya saat disidak komisi C DPRD Kendal. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Komisi C DPRD Kendal meminta pembangunan infrastruktur jalan supaya dikebut. Hal itu mengingat masih banyak proyek jalan yang masih terbengkalai. Padahal jalan merupakan kebutuhan mendesak warga Kendal.

Demikian dikatakan Ketua Komisi C DPRD Kendal, Nashri saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah lokasi jalan di Kendal baru-baru ini.  Ia melihat banyak pembangunan infrastruktur yang telah disahkan perencanaannya, namun mengalami keterlambatan pengerjaan.

Keterlambatan menurutnya ada beberapa sebab, terutama karena keterlambatan proses lelang mengakibat pengerjaan jalan menjadi molor. Bahkan, hingga kini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) diklaimnya belum merampungkan seluruh lelang pekerjaan jalan.

Padahal, bulan ini sudah memasukan semester kedua tahun anggaran 2018. Jika tidak segera dilelang, maka bisa terancam gagal untuk dikerjakan tahun ini. “Kendalanya setiap tahun sama, yakni proses lelang yang molor. Hal ini seharusnya bisa bahan evaluasi bersama, sehingga tidak terulang setiap tahunnya,” katanya.

Ia meminta kepada DPUPR untuk bisa menyelesaikan proses lelang dalam dua pekan ini. Sehingga proyek jalan bisa secepatnya direalisasikan. Seperti pengerjaan rabat beton di sejumlah titik diantaranya di jalan Pageruyung-Sidomukti dan Jalan Pegandon-Patebon.

“APBD 2018 yang digunakan untuk pembangunan sejumlah infrastruktur jalan mendapatkan porsi lebih ketimbang ketimbang bidang lainnya. Jadi penyerapannya harus dioptimalkan semaksimal mungkin,” tuturnya.

Seperti pembangunan jalan di Sidomukti-Pageruyung sesuai rencanan akan diabngun dengan rabat beton. Anggaran yang digelontorkan untuk pengerjaan jalan sebesar Rp 16 miliar. Denan panjang jalan 4,8 kilometer lebar 5 meter. Selanjutnya jalan Pegandon-Patebon 4,3 kilometer dengan lebar 6 meter mendapatkan porsi sama sebesar Rp 16 miliar.

Selain meninjau jalan, bersama DPUPR, Komisi C DPRD Kendal juga meninjau lokasi eks Terminal Bahurekso yang rencanya akan dimanfaatkan untuk taman parkir truk dan tempat rest area. Selain itu ke Pelabuhan Kendal yang tengah tahun ini juga akan dibangun jalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kendal, Sugiono mengatakan proses lelang sejumlah proyek pembangunan tengah dilakukan. Ia mengusahakan agar proses bisa selesai pada pekan depan. Dirinya berharap, dengan dikerjakannya sejumlah pembangunan infrastruktur itu bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kendal.

“Lelang sudah kami lakukan, tinggal nanti pada akhir bulan Juli ini atau awal Agustus, jika tidak ada kendala dalam proses lelang sudah mulai bisa dikerjakan. Karena proses lelang tidak kadang tidak berjalan karena tidak ada yang mendaftar, peserta lelang tidak memenuhi kualifikasi, sehingga harus dilakukan lelang ulang,” imbuhnya. (adv/bud/bas)

Silakan beri komentar.