Tiga Partai Masih Pasif

190

RADARSEMARANG.COM, KOTA – KPU Kota Pekalongan akan mulai membuka pendaftaran bakal calon anggota legislatif untuk Pemilu tahun 2019. Pendaftaran dibuka mulai 4 Juli hingga 17 Juli 2018 di Kantor KPU Kota Pekalongan. Namun hingga kini, masih ada tiga partai peserta pemilu yang masih pasif, tidak melakukan tindakan.

Sejauh ini, dijelaskan Ketua KPU Kota Pekalongan M Basir, dalam beberapa kali kegiatan bintek dan sosialisasi kepada parpol hampir semua parpol sudah menyatakan kesiapannya. Hanya ada tiga parpol yang sampai saat ini belum terdeteksi oleh KPU terkait kesiapannya yakni Partai Garuda, PBB dan PSI.

“Dari semua Parpol peserta Pemilu, hanya tiga parpol saja yang belum terdeteksi ada tindakan. Kami berharap saat pendaftaran nanti ketiganya siap,” harap Basir, Senin (2/7).

Lebih lanjut, jelas Basir, KPU sudah melakukan sosialisasi dan bintek kepada parpol terkait pendaftaran caleg termasuk berapa jumlah dan bagaimana menempatkan bacaleg perempuan.  Ada sejumlah syarat penting yang harus diperhatikan parpol saat mendaftarkan caleg. Salah satunya, yakni memperhatikan keterwakilan 30 persen perempuan.

Tak hanya dari segi jumlah , parpol juga harus memperhatikan penempatan caleg perempuan dalam daftar caleg di setiap dapilnya.”Harus diperhatikan untuk keterwakilan perempuan. Sudah ada batasan jumlahnya sesuai jumlah yang didaftarkan, serta penempatannya juga sudah kami sosialisasikan kepada parpol,” tuturnya.

Selanjutnya, bacaleg yang didaftarkan oleh parpol juga harus sesuai dengan yang sudah didaftarkan lewat sistem aplikasi Silon. Setiap parpol, maksimal mendaftarkan sebanyak jumlah kursi DPRD yakni 35 dengan pembagian 11 kursi di Dapil Kota Pekalongan 1 (Kecamatan Pekalongan Barat), 9 kursi di Dapil Kota Pekalongan 2 (Kecamatan Pekalongan Utara), 8 kursi di Dapil Kota Pekalongan 3 (Kecamatan Pekalongan Timur) dan 7 kursi di Dapil Kota Pekalongan 4 (Kecamatan Pekalongan Selatan).

Mengenai persyaratan lainnya secara umum yakni bacaleg berusia minimal 21 tahun, pendidikan minimal tamat SMA atau sederajat, sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba, menjadi anggota parpol, terdaftar sebagai pemilih dan syarat umum lainnya. “Syarat-syarat tersebut sesuai dengan yang diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 utamanya ada di pasal 230,” katanya. (han/bas)