Asperindo Buka Peluang Magang untuk Mahasiswa

413

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Jawa Tengah mulai membuka kesempatan magang bagi para mahasiswa. Hal tersebut guna mengenalkan dunia logistik sekaligus menggaet anak-anak muda untuk berkiprah di bidang tersebut.

Ketua Asperindo Jawa Tengah Tony Winarno mengungkapkan, kebutuhan tenaga kerja di bidang jasa pengiriman sangat tinggi seiring dengan berkembangnya bidang tersebut. Karena itu pihaknya mulai mengenalkan bidang ini pada para mahasiswa.

“Sejumlah perusahaan anggota Asperindo kini mulai membuka kesempatan magang bagi para mahasiswa. Di antaranya JNE, TIKI, Pandu Logistik, RPX, Ninja Xpress dan Garuda Indonesia. Harapannya, setelah magang dan lulus kuliah mereka bisa terserap di masing-masing perusahaan tempat magang,” ujarnya, baru-baru ini.

Beberapa di antaranya yang diterima magang yaitu mahasiswa D1 Logistik Akademi Ilmu Statistik (AIS) Muhammadiyah Semarang. Selama 1,5 bulan mereka dapat merasakan latihan kerja di masing-masing industri jasa pengiriman maupun layanan kargo pada perusahaan maskapai penerbangan.

Direktur AIS Muhammadiyah, Wellie Sulistiyanti mengatakan baru tahun ini AIS Muhammadiyah Semarang membuka jurusan bidang logistik karena telah bekerjasama dengan Asperindo Jawa Tengah.

Selama ini, ujarnya, para lulusan AIS Muhammadiyah terserap di Badan Pusat Statistik di masing-masing daerah. “Maka kesempatan kerjasama dengan Asperindo Jateng merupakan langkah yang sangat positif. Selain ahli di bidang statistik, mahasiswa juga punya pengetahuan mumpuni dan menjadi analis bidang logistik,” ujarnya.

Wakil Ketua DPP Asperindo, Budi Paryanto menambahkan, hal ini kesempatan yang tidak mudah. Memang, untuk mengetahui bisnis proses jasa pengiriman butuh waktu panjang. Namun, paling tidak manfaatkan kesempatan waktu 1,5 bulan ini untuk belajar dengan sungguh-sungguh

“Secara teknis, masing-masing mahasiswa akan menjalani praktik lapangan mulai dari pick up hingga delivery. Mereka bakal mengenali semua pekerjaan dari proses awal, transporting, finance, operation, hingga sistem pergudangan,” ujarnya. (dna/ton)