33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Ingin Terus Berinovasi

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM – INOVASI demi inovasi telah dilakukan Novitasari Tribuana Tungga Dewi, utamanya di bidang gizi. Dengan inovasi yang diciptakan, dara kelahiran 10 November 1995 ini ingin hidupnnya dapat bermanfaat bagi orang di sekitarnya.

Terakhir, gadis penyuka bakso ini berinovasi dengan membuat yoghurt dari sari ampas tahu. Inovasi ini diajarkan kepada ibu-ibu di daerah Bandungan, Kabupaten Semarang untuk menciptakan lapangan usaha.

”Memanfaatkan ampas tahu yang biasanya tidak berguna di sana. Juga untuk memberdayakan masyarakat. Yang ini saya lakukan bersama teman-teman di Desa Kenteng, Bandungan,” ujar penyuka lagu Can’t help falling in love dari Elvis Presley ini.

Sebelumnya, Dewi –sapaan akrabnya- juga sempat membuat jenis diet baru, yakni Hi-Lite (Healthy Weight-Lower Appetite). Diet ini, ia katakan, telah terbukti secara ilmiah mampu menurunkan berat badan secara sehat karena disertai kenaikan massa otot dan penurunan massa lemak dalam 4 minggu.

”Pernah juga membuat mi tinggi kalsium, namun bebas gluten. Mi ini untuk anak autis karena memang mereka membutuhkan kalsium tinggi,” ujar mahasiswi Ilmu Gizi Universitas Diponegoro (Undip) ini.

”Tapi baru dilakukan intervensi ke hewan yang dibuat autis. Kalau manusia belum. Sudah dapat hak paten sebenarnya,” katanya.

Ia memang selalu berinovasi di bidang gizi. Sebab, ia menyadari pentingnya memperhatikan gizi. Terlebih setelah masuk program studi S1 Ilmu Gizi Undip, dirinya  semakin menyadari pernyataan “You are what you eat”. ”Jadi kalau mau beneran sehat (bukan hanya terlihat tidak sakit) tentunya harus memperhatikan betul persoalan gizi ini. Caranya ya dengan memilih makan makanan dengan gizi yang tepat,” bebernya.

”Siapa yang tahu, walau tampak sehat di luar, tapi metabolisme dalam tubuh kita sebenarnya telah terganggu,” katanya.

Ke depan, perempuan yang hobi baca komik dan berwisata kuliner ini ingin bisa lebih banyak berinovasi lagi. Sebab, menurut pengalaman saat terjun di masyarakat, ia masih menemukan banyak balita dengan permasalahan gizi. Berbagai macam penyakit yang dialami oleh mahasiswa sampai orangtua karena pola makan yang tidak teratur.

”Sehingga, mari bersama-sama berinovasi dan mencerdaskan masyarakat Indonesia akan pengetahuan gizi. Gizikan Indonesia!” ajak perempuan yang bercita-cita menjadi Nutrition Consultant yang punya bisnis katering diet sehat ini.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa ilmu gizi di seluruh Indonesia untuk tidak lelah mendalami ilmu gizi serta terus berinovasi. Karena dengan inovasi-inovasi yang dilakukan di bidang gizi, ia yakin dapat membantu menciptakan kehidupan yang lebih baik. (sga/aro)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pelaku Teror Tuban Bermarkas di Kendal

KENDAL — Para pelaku teror yang melakukan penyerangan pos polisi di Tuban, Jawa Timur yang dari Semarang dan Batang, diduga bermarkas di Kendal. Hal...

Bus Rombongan Pengantar Calon Haji Terguling

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Bus rombongan pengantar calon haji mengalami kecelakaan di ruas jalan tol KM 9+700 Jatingaleh Semarang setelah terlibat kecelakaan dengan truk pengangkut pasir...

Ritual Balas Budi Bagi Leluhur

SEMARANG-Ritual sembahyang arwah atau King Hoo Ping digelar Yayasan Tjie Lam Tjay Jalan Gang Lombok Semarang. Ritual King Hoo Ping atau Ulambana tersebut dipimpin...

Menyusuri Konflik Abadi di Tanah Mesuji

Ribuan keluarga hidup di Register 45, Mesuji, Lampung. Hari-hari mereka jalani tanpa ketenangan. Selain karena wilayahnya belum diakui negara, konflik perebutan lahan terjadi tak...

Harus Ada Upaya Konkret Untuk GTT/PTT

SEMARANG - Wakil Ketua DPRD Jateng, Ahmadi mengajak seluruh elemen masyarakat terlibat dalam meningkatkan pendidikan di Jateng. Sebab, dengan meningkatkan kualtias pendidikan maka akan...

Gubernur Cari Kontrakan Rumah di Semarang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengajukan cuti di luar tanggungan negara kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pekan lalu. Cuti tersebut, merupakan aturan...