33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Telusuri Pinjaman Kendaraan Pelat Merah

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Jika terbukti, itu termasuk dalam pelanggaran UU ITE. Ilegal akses

Kapolda Irjen Pol Condro Kirono

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng menangkap dua orang yang diduga pelaku penyebar black campaign salah satu pasangan calon (Paslon) Pemilihan Gubernur Jawa Tengah. Barang bukti yang berhasil diamankan adalah sebuah mobil Avanza hitam yang diduga pelat merah serta laptop dan perangkat SMS blasting.

Informasi yang beredar, salah satu pelaku yang diamankan bernama TNE, warga Klaten yang diduga berperan sebagai operator SMS blasting. Satu pelaku lainya berperan sebagai driver. Keduanya ditangkap petugas Selasa (26/6) malam.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Iya ada kejadian setelah minggu masa tenang,” ungkapnya usai peninjauan di TPS 007 kampung Gunung Brintik, Randusari, Semarang Selatan, Rabu (27/6).

Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat terkait beredarnya Short Message Service (SMS) yang intinya mendiskriditkan paslon yakni Pilgub Jateng Ganjar – Yasin.

“Kejadianya kan dari laporan masyarakat masuk SMS, kita kroscek ke Telkom, rupanya Telkom tidak. Kemudian kita lakukan lidik dan kita ketemukan mobil itu di Magelang dan pelakunya,” bebernya.

Condro menyampaikan dua orang yang diamankan bukan merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Saat ini, dua pelaku masih dimintai keterangan oleh petugas. Namun demikian, Condro enggan membeberkan nama dua orang yang diamankan tersebut.
“Bukan PNS, satu orang dari Delanggu dan satu dari Batang,” katanya.

Sedangkan informasi yang beredar, mobil tersebut merupakan pelat merah dalam artian milik instansi pemerintahan dengan nopol yang depanya adalah H. Menanggapi hal tersebut, Condro hanya menjelaskan masih dalam penyelidikan.”Kendaraan masih kita dalami juga, kok bisa sampai sama dia,” jelasnya.

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Panwas dalam pengungkapan kasus ini. Condro menegaskan, dua orang yang diamankan tersebut bakal dijerat Undang-Undang ITE jika terbukti melakukan perbuatan tersebut. “Itu termasuk dalam pelanggaran UU ITE. Ilegal akses,” tegasnya.

Selain pengungkapan kasus tersebut, kepolisian juga mengungkap kasus money politic di daerah Temanggung. Saat ini, temuan kasus inipun juga telah dikoordinasikan dengan Panwas untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

“Tadi malam juga ada di Temanggung, itu money politic juga ditangani oleh Panwas. Tapi itu levelnya pemilihan kepala daerah yang di kabupaten,” pungkasnya. (mha/zal)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Warga Kemijen Ikuti Pengobatan Gratis

SEMARANG - Ratusan warga di wilayah RW III, Kelurahan Kemijen, Kecamatan Semarang Timur, memeriksakan kesehatannya secara gratis, di Balai RW III Kelurahan Kemijen, Selasa...

Kebutuhan Lahan Dua Kali Lipat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Perubahan analisis dampak lingkungan (Amdal) jalan tol Semarang-Demak menbuat kebutuhan lahan membengkak hingga dua kali lipat lebih. Pada desain awal, kebutuhan...

Sekolah Desa Rentan Kekurangan Murid

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN - Pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 sekolah dasar (SD) di wilayah pedesaan rentan akan kekurangan siswa. Hal itu dikatakan oleh...

Gandeng Partner Mahasiswa, Biasa Produknya Dijiplak

RADARSEMARANG.COM - Dalam berbisnis dibutuhkan inovasi, tak terkecuali dalam bisnis kuliner. Hal itu juga yang dilakukan pasangan suami istri, Baharudin, 26, dan Heni Afsari,...

Kurir Sabu Disergap di depan Mapolda Jateng

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Seorang kurir narkoba jenis sabu, Pristian alias Aan, 39, warga Sidomukti, Salatiga, diringkus aparat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng. Dari...

Tumbuhkan Minat Baca Anak

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Rumah Lensa Mitsubishi Fuso akhirnya diresmikan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), authorized distributor dari Mitsubishi Fuso Truck & Bus...