Sudirman Menang di TPS Ketua DPW PKB Jawa Tengah

236
GUNAKAN HAK PILIH : Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH Yusuf Chudlori menggunakan hak pilihnya di TPS 9 Desa Tegalrejo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Rabu (27/6). (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)
GUNAKAN HAK PILIH : Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH Yusuf Chudlori menggunakan hak pilihnya di TPS 9 Desa Tegalrejo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Rabu (27/6). (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Pasangan Sudirman Said – Ida Fauziyah berhasil mengungguli Ganjar Pranowo – Taj Yasin di TPS 9 Desa Tegalrejo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang. TPS 9 merupakan lokasi Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jateng KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) mencoblos. Dalam Pilgub Jateng 2018, PKB merupakan salah satu partai pengusung pasangan Sudirman Said – Taj Yasin bersama Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Amanat Nasional.

Di TPS 9 Desa Tegalrejo, Sudirman Said mendapatkan 63 suara. Unggul tipis dari Ganjar yang memperoleh 58 suara.

Gus Yusuf menjelaskan, Ida Fauziyah yang juga kader PKB, awalnya direncanakan akan mendampinginya saat mencoblos. Namun rencana tersebut batal dilaksanakan karena Ida masih berkeliling memantau pelaksanaan pilkada di sejumlah daerah. Sekitar pukul 09.30 Ida belum sampai ke Tegalrejo sehingga Gus Yusuf bersama istri dan ibunya memutuskan untuk berangkat ke TPS 9. Dalam Pilgub Jateng kali ini, Ida tidak memiliki hak pilih karena ber-KTP DKI Jakarta.

“Bu Ida rencana memang mau ke sini, tapi beliau mengawasi langsung di beberapa daerah, sehingga belum bisa dipastikan beliau akan sampai sini,” kata Gus Yusuf saat ditemui sejumlah wartawan di Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Rabu (27/6) pagi.

Berdasarkan pantauan Gus Yusuf, pelaksanaan Jateng 2018, sejauh ini berjalan lancar meski ada laporan dugaan kecurangan di berbagai daerah. “Secara umum berjalan lancar, walaupun ada laporan kecil-kecil dari berbagai daerah seperti kartu suara yang sudah ditandai, indikasi politik uang. Tapi kami berharap sampai akhir perhitungan suara nanti berjalan sesuai aturan yang ada,” tukas Gus Yusuf. (had/ton)