33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

PPSM Sakti Dikabarkan Bubar

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Klub sepakbola kebanggaan warga Kota Magelang, PPSM Sakti Magelang dikabarkan bubar dikarenakan belum terbentuk manajemen baru serta tidak mengikuti berbagai kompetisi manapun.

Mantan Manager PPSM Sakti Magelang musim 2017 lalu, H Sallafudin atau akrab disapa Gus Sallaf, Selasa (26/6) lalu menuturkan, hingga saat ini PPSM Sakti Magelang belum memiliki badan hukum, manajemen, maupun skuad pemain secara resmi untuk berlaga di Liga 3 Indonesia Baru musim 2018. “Padahal, aturan mengikuti Liga 3 harus mempunyai badan hukum, pengaturan komposisi pemain muda timnas. Tidak kalah penting adalah terdaftar di Piala Indonesia. Sampai saat ini hingga slot sudah terisi, nama PPSM Sakti Magelang tidak masuk,” tutur Gus Sallaf sedih.

Gus Sallaf berharap, PPSM Sakti Magelang bisa segera bangkit dengan mengusung konsep klub sepakbola modern. Konsep tersebut, menurut Gus Sallaf, dengan segera mengurus badan hukum dan segera membentuk manajemen baru.

“Karena kondisi seperti ini, kasihan supporter setia PPSM Sakti Magelang yang akan kehilangan klub kesayangannya. Terutama masyarakat Kota Magelang yang merasa memiliki klub ini,” jelasnya.

Gus Sallaf pun mengakui, telah ada desakan-desakan dari berbagai pihak terutama supporter yang menginginkan dirinya kembali memegang PPSM Sakti Magelang. Namun, dirinya merasa sudah cukup dalam menangani klub PPSM Sakti Magelang.

“Biar orang baru saja yang bisa menangani PPSM Sakti Magelang. Saya pengen leren  (istirahat, Red) saja,” katanya memberi alasan. (had/lis)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ganjar Yasin 60,08 Persen, Dirman-Ida 39 Persen

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Pasangan calon gubernur (Cagub) Jateng nomor urut dua memperoleh suara lebih sedikit ketimbang pasangan cagub Ganjar Pranowo-Taj Yasin. Dari hasil hitung cepat yang...

Pemprov Harus Waspadai Bencana Banjir

SEMARANG–DPRD Jateng meminta agar Pemprov Jateng mengantisipasi daerah yang rawan banjir saat musim penghujan. Terutama daerah permukiman di dekat kawasan sungai yang rawan terkena...

Pengusaha Galian C Mengeluh

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Para pengusaha tambang Galian C di Kecamatan Kaliwungu Selatan mulai mengeluh. Pasalnya sudah 20 hari ini tidak bisa beroperasi lantaran jalan Kaliwungu-Boja tidak...

JNE Jadi Partner Logistik Pesta Bola dan FMA

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Perusahaan jasa pengiriman JNE turut berpartisipasi dalam perhelatan akbar Piala Dunia yang akan diselenggarakan di Rusia pada 14 Juni hingga 15 Juli mendatang....

Pengendara Motor Tewas Hantam Pembatas

SEMARANG – Seorang pengendara tewas setelah menghantam pembatas jalan di kawasan Jalan Sriwijaya, tepatnya di depan Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal, Rabu (23/8) dini hari. Pengendara...