Partisipasi Publik Turun Drastis

203
WALI KOTA NYOBLOS : Wali Kota Salatiga, Yuliyanto memberikan suara di TPS 13 Soka RT 3/RW 7 Sidorejo Lor, Sidorejo Salatiga. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
WALI KOTA NYOBLOS : Wali Kota Salatiga, Yuliyanto memberikan suara di TPS 13 Soka RT 3/RW 7 Sidorejo Lor, Sidorejo Salatiga. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA-Pasangan nomor urut 1, Ganjar-Yasin unggul atas pasangan nomor urut 2, Sudirman Said-Ida dalam perhitungan sementara yang dilakukan oleh Panwas Kota Salatiga. Hingga Rabu (27/6) pukul 17.00, dari suara yang masuk mencapai 90 persen, pasangan yang diusung PDIP, Partai Golkar, Partai Demokrat, PPP dan Nasdem ini memperoleh suara sebanyak 58.612 atau 68,18 persen. Sedangkan pasangan Sudirman-Ida yang diusung Gerindra, PKB, PKS, dan PAN, memperoleh suara 27.358 suara atau 31.82 persen.

Anggota Panwas Kota Salatiga, Dhomiri yang menjelaskan bahwa suara yang masuk hingga pukul 17.00 mencapai 90 persen. Yakni, daftar pemilih tetap (DPT) di Kota Salatiga sebanyak 130.619 orang. Dari suara yang sudah masuk tersebut, suara sah hanya 85.970 suara, sedangkan suara tidak sah sebanyak 3.178 suara atau sebanyak 68,3 persen. “Jauh dibandingkan dengan partisipasi Pilkada 2017 lalu yang mencapai 85 persen,” katanya.

Dijelaskan Dhomiri, data perolehan sementara yang diperoleh Panwas Kota Salatiga, berasal dari laporan pengawas TPS ke Panwas Kota. “ Pengawas TPS melaporkan hasil perolehan masing-masing TPS se-Salatiga kepada bagian data Panwas, berdasarkan format C 1 dan C plano. Perolehan suara masing-masing TPS itu kemudian direkap,” imbuhnya.

Dikatakannya, suara yang masuk mencapai 90 persen sudah stabil, artinya tidak ada perubahan yang signifikan. Sementara itu, untuk memastikan pelaksanaan Pilgub Jateng tahun 2018 di Kota Salatiga berjalan dengan aman dan tertib, Walikota Salatiga, Yuliyanto didampingi jajaran Forkopimda Kota Salatiga melaksanakan pemantauan di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Salatiga, Rabu (27/6).

Wali kota juga mengimbau agar semua pihak senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan. Ia juga berharap agar pada saat waktu pemungutan suara selesai, semua warga telah menggunakan hak pilihnya sesuai dengan pilihan masing-masing. “Tidak masalah pilihan berbeda. Jangan sampai tidak saling bicara, hanya karena pilihan berbeda,” imbau Yuliyanto.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Badan Kesbangpol Kota Salatiga, Agung Nugroho. Ia manjelaskan bahwa hitung cepat (quick count) di Pemkot Salatiga ditiadakan. “Mari kita bersama-sama menunggu hasil penghitungan dari KPU saja. Hal ini semata-mata untuk menjaga kondusivitas Kota Salatiga,” jelas Agung Nugroho.

Seusai pemantauan TPS, wali kota juga memberikan suara di TPS 13 Soka RT 3/RW 7 Sidorejo Lor, Sidorejo Salatiga. Sementara itu Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris berserta Ibu memberikan suara di TPS 20 Sinoman Sidorejo Lor. (sas/ida)